Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Oktober 15, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Walikota Singkawang Kalbar Kunker ke Sintang
  • Follow Us!

Walikota Singkawang Kalbar Kunker ke Sintang 

BERITA SINTANG – Bupati Sintang Jarot Winarno bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sintang, Yosepha Hasnah menerima kunjungan kerja Walikota Singkawang, Tjai Chui Mie di Aula Badan Pengelola Pendapatan Daerah Kabupaten Sintang, Jumat (13/9/2019).

“Sintang itu, perlu waktu 13 tahun untuk mewujudkan keberadaan bandara Tebelian. Kami mulai operasi sejak tahun lalu. Saat ini kami masih dalam proses perpanjangan runway,” kata Jarot.

Setelah memberikan sedikit pengantar, Jarot melanjutkannya acara ditempat lain, sehingga acara diskusi dan sharing selanjutnya dipimpin Sekda Sintang.

“Bandara Tebelian ini sebenarnya merupakan relokasi dari Bandara Supadio. Karna letak bandara sebelumnya terletak di tengah kota, kami memutuskan untuk pindah. Supaya mobilisasi lebih mudah dan lancer,” papar Yosepha.

Pada paparan Yosepha mengatakan, proses pembangunan bandara mulai dengan pengurusan dokumen kemudian baru dilanjutkan dengan pembangunan fisik.

“Proses pembebasan lahan menjadi hal yang sangat krusial. Ada banyak tahapan yang terjadi dalam prosesnya. Dinamika tersebut menjadikan proses pembangunan sedikit terlambat dari jadwal yang diinginkan,” jelasnya.

Selain masalah pembebasan lahan ada proses sertifikasi pengalihan kepemilikan lahan yang juga menjadi kendala tersendiri. Kendala lainnya, muncul sebagai implikasi proses clearing dan kesiapan lahan ialah meningkatnya tuntutan masyarakat sekitar lahan.

Solusi yang ditempuh oleh Pemda Sintang, mengadakan negosiasi dan komunikasi aktif dengan segenap pihak yang terkait.

“Saat ini, proses yang terjadi, pembangunan fisik penunjang operasional bandara. Kerjasama dengan instansi terkait juga sedang ditingkatkan agar operasional bandara dapat semakin optimal,” tandasnya.

Sementara itu, Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie mengungkapkan, pihaknya juga mengalami banyak kesulitan dalam proses urusan bandara seperti pembebasan lahan yang berjalan kurang lebih 1 tahun. Februari kami sudah letakkan pencanangan pertama pembangunan.

“Daerah kerja untuk clearing lahan dan pembangunan juga ada di Sintang. Itu sebabnya kami belajar ke Sintang,” ungkap Tjhai Chui Mie sambil tersenyum.

Tjhai Chui Mie mengatakan, pihaknya perlu story compare untuk menjadi masukan dalam proses pembangunan bandara di Singkawang. Turut hadir dalam acara ini, sejumlah pimpinan OPD dan tim Pembangunan Bandara Tebelian. (As)

Biro Kalimantan Barat

Comments

comments