Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Oktober 15, 2019
Halaman Home » Berita Lain » Pesan Damai Untuk Papua Dari Jawa Tengah
  • Follow Us!

Pesan Damai Untuk Papua Dari Jawa Tengah 

BERITA SEMARANG – Salah satu judul lagu Lord Didi Kempot ‘Ambyar’ menjadi tema pidato Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo saat menghadiri acara Pagelaran Seni Budaya Nusantara yang diselenggarakan oleh Kepolisian Daerah (Polda) Jateng yang menggandeng Kodam IV/Diponegoro.

Kegiatan yang digelar di lapangan Pancasila Simpanglima Semarang, Sabtu (7/9/2019) disambut oleh ribuan masyarakat dari semua kalangan yang ingin menyaksikan kehadiran bintang tamu Didi Kempot.

Dengan mengenakan ikat kepala yang biasa dipakai orang Papua, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng, Irjen Pol Dr. H. Rycko Amelza Dahniel dan Pangdam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi mengobarkan semangat masyarakat untuk menjaga NKRI.

Pada kesempatan tersebut, Ganjar mengajak semua masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Caranya adalah dengan saling menghormati dan tidak boleh terpecah belah.

“Malam ini, kita semua berkumpul untuk menjaga persatuan bangsa. Kita tidak mau, bangsa ini ambyar, kita tidak boleh membiarkan NKRI ambyar,” teriak Ganjar 

“Bangsa Indonesia adalah bangsa besar dan sangat kuat. Tidak mungkin, ada isu-isu yang dapat memecah belah dan mengancam persatuan bangsa,” lanjut Ganjar.

“Dari sini, dari Jawa Tengah, kita tunjukkan bahwa bangsa ini kuat. Kita tunjukkan pada dunia, bahwa kita tidak mau diadu domba. Pokoknya, kita tidak mau kalau NKRI ambyaar” teriak Ganjar.

Menurut Ganjar, salah satu cara untuk menjaga persatuan adalah dengan menghormati dan menghargai perbedaan. Siapapun orangnya, apapun agamanya, sukunya, semua adalah Indonesia. “We love Papua, we love Indonesia,” tandasnya.

Ganjar sendiri meyakinkan, bahwa semua masyarakat yang ada di Jawa Tengah akan terjamin keamanannya. Bersama Kapolda Jateng, dan Pangdam IV Diponegoro, Ganjar memastikan tidak akan ada yang mengusik ketenangan mereka. 

“Siapapun orangnya, apapun agamanya, sukunya, semua akan kami lindungi. Mau dia sekolah, bekerja atau hidup di Jateng. Anda semua jangan khawatir, tidak akan ada yang mengganggu. Kalau ada, laporkan ke kami,” tegasnya.

Sementara itu Kapolda Jateng menyatakan akan menjamin dan memberikan perlindungan bagi warga pendatang. Masyarakat Jateng tidak ingin Indonesia ambyar. “Masyarakat Jateng cinta Papua,” ujarnya.

Selain Didi Kempot, pada Pagelaran Seni Budaya Nusantara tersebut juga dimeriahkan bermacam tarian dari berbagai daerah di Indonesia. (Nining)

 

Biro Semarang

Comments

comments