Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Januari 23, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Soal KS, Daryanto: Malah Hemat Anggaran Rp84 Miliar
  • Follow Us!

Soal KS, Daryanto: Malah Hemat Anggaran Rp84 Miliar 

BERITA BEKASI – Ketua Fraksi Golkar Kota Bekasi, Daryanto menyebut biaya yang dikeluarkan untuk Kartu Sehat berbasis Nomor Induk Kependudukan (KS-NIK) dapat menghemat anggaran hingga Rp84 miliar.

Dari data yang dikumpulkan kata Daryanto, jumlah pasien pengguna KS-NIK yang berobat di 58 rumah sakit swasta dan RSUD Kota Bekasi, periode Januari-Juni 2019 sebanyak 121, 441 ribu pasien dengan total yang dibayarkan sebesar Rp103,733 miliar.

Sementara itu, pada periode Juli-September 2019, jumlah pasien pengguna KS-NIK yang berobat di sejumlah rumah sakit, turun menjadi 27,702 ribu pasien dengan total biaya yang dibayarkan hanya sebesar Rp19,407 miliar.

“Biaya KS-NIK jelas dapat menghemat anggaran kita sampai Rp84 miliar lebih. Itu terlihat dari periode tiga bulan terakhir Juli-September 2019,” terang Daryanto, Kamis (30/10/2019).

Karena lanjut Daryanto, biaya yang dikeluarkan untuk KS-NIK perhitungaannya berdasarkan jumlah orang yang sakit. Jadi kalau tidak ada warga yang sakit maka anggaran yang kita miliki tetap aman,” kata Daryanto seraya berharap warga Kota Bekasi semuanya sehat.

Dia menambahkan, biaya yang dikeluarkan untuk membayar pasien pengguna KS-NIK di rumah sakit yang telah bekerjasama dengan Pemerintah tentu melalui tahap verifikasi terlebih dahulu. Dasar perhitungan biayanya menggunakan sistem tarif standard INA-CBG’s (Indonesia case base Groups).

“Karena itu, kalau terjadi markup berkaitan pembayaran pasien pengguna KS-NIK rasanya sulit terjadi, karena dasar perhitungannya juga menggunakan standard tarif INA-CBG’s (Indonesia case base Groups),” pungkasnya. (Edo/Boy)

Comments

comments