Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Januari 23, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Rotasi 230 Pejabat, Bupati Bekasi Minta Camat Turun Atasi Persolan Sampah
  • Follow Us!

Rotasi 230 Pejabat, Bupati Bekasi Minta Camat Turun Atasi Persolan Sampah 

BERITA BEKASI – Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja melakukan rotasi mutasi terhadap 230 pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Di Gedung Diskominfosantik Cimahi, Kecamatan Cikarang Pusat, tiga orang diantaranya mendapatkan promosi Eselon II.

Dari tiga pejabat yang mendapat promosi tersebut yaitu Rahmat menduduki jabatan kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Iyan Priyatna menjabat kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta Hasan Basri menjabat sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran.

Dalam amanatnya, Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja kepada 230 peserta rotasi dan promosi jabatan, meminta agar seluruh pejabat cepat beradaptasi di jabatan yang baru.

“Saya meminta agar pejabat yang dirotasi dan promosi cepat beradaptasi pada pekerjaanya. Kemudian mengakselerasi program yang telah kita susun dan bagi pejabat yang mendapat jabatan baru saya juga meminta agar memahami slogan Bekasi Baru, Bekasi Bersih yang memiliki makna semangat baru dalam rangka membangun Kabupaten Bekasi melalui tata kelola pemerintahan dan inovasi,” katanya, Kamis (31/10/2019)

“Dan tentu saja ada beberapa upaya untuk mewujudkan Bekasi Baru, Bekasi Bersih. Seperti di bidang kesehatan, kebersihan, ketenagakerjaan dan pelayanan publik. Saya berharap pejabat yang baru dilantik memiliki semangat dan komitmen bersama untuk mewujudkan slogan kita,” sambungnya.

Pada kesempatan itu, Bupati Bekasi menyinggung soal persiapan dalam menghadapi musim hujan. Untuk mengantisipasi terjadi banjir ia meminta seluruh pihak terkait berupaya mengatasi persoalan sampah dan seluruh camat langsung turun ke lapangan mengatasi persoalan sampah di wilayahnya masing-masing,” tambah Eka.

Apalagi lanjut Eka, ia melihat di media sosial ada sungai di Kabupaten Bekasi yang sampahnya menumpuk, tentu saja ini menjadi tugas kita bersama.

Masih kata Eka, pejabat yang baru saja dilantik harus inovatif. Pejabat harus memiliki inovasi baru yang hasilnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Saya ingin tambah Eka, ada inovasi baru. Inovasi ini nantinya yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Jadi ini harus ada keseriusan dari kita semua. Karena masyarakat menunggu action kita. Dan, sementara ini sudah ada beberapa perangkat daerah yang memiliki inovasi baru.

“Rotasi mutasi dan promosi jabatan dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan. Itu juga dilakukan sebagai penyegaran untuk mendapat semangat baru di lingkungan pemerintahan,” pungkasnya. (De/Mul)

Comments

comments