Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Januari 23, 2020
Halaman Home » Berita Daerah » Hari Dharma Karyadika, Kemenkumham Jateng Undang WNA
  • Follow Us!

Hari Dharma Karyadika, Kemenkumham Jateng Undang WNA 

BERITA SEMARANG – Kanwil Kemenkumham Jawa Tengah menggelar peringatan Hari Bhakti Karyadika 2019 dengan digelarnya upacara dihalaman Kanwil Kemenkumham, Jawa Tengah, Rabu (30/10/2019).

Kakanwil Kemenkumham Jateng, Tarsono menyampaikan, kegiatan yang mengambil tema ‘Transformasi Meraih Kinerja PASTI’ tersebut mempunyai makna perubahan rupa baik bentuk, sifat dan cara bekerja di Kemenkumham untuk meraih kinerja yang PASTI.

“Artinya, tahun 2019 ini, Kemenkumham benar-benar ingin memastikan bahwa ada perubahan yang signifikan dalam rangka perbaikan dan peningkatan kualitas kinerja, dengan telah bertransformasi dari budaya kerja birokrasi yang konvensional menuju birokrasi digital,” ungkapnya.

Menurutnya, birokrasi digital sekarang bukan hal yang asing bagi kita semua, dari suatu perubahan kondisi di dunia yaitu disruption era yang diyakini telah mempengaruhi berbagai relasi bangsa dalam memenangkan persaingan global, sistem negara, dan sumber daya menuju ke suatu sistem yang saling substansial yang tidak hanya prosedural semata.

Kedepan sambung Tarsono, bukan negara besar mengalahkan negara kecil, tetapi negara yang cepat yang akan mengalahkan negara yang lambat. Kecepatan, akurasi dan kecermatan menjadi dasar dalam pelayanan publik dan pengelolaan birokrasi di negeri ini.

Keberhasilan transformasi birokrasi digital di Kemenkumham ini tergantung dari kemampuan adaptasi sumber daya manusianya. Sumber Daya Manusia (SDM) Kemenkumham harus mampu mengelola dan mempergunakan fasilitas kemajuan teknologi informasi dalam bekerja.

“SDM Kemenkumham tidak boleh lagi gagap teknologi, semua harus bisa mengoperasikan komputer dengan baik, karena kompetensi SDM sangat mempengaruhi keberhasilan transformasi birokrasi digital,” lanjut Tarsono.

Pada peringatan Hari Dharma Karyadika tersebut, Kanwil Kemenkumham Jateng juga mengundang masyarakat perkawinan campuran, dalam rangka bersilaturahmi.

Selain itu, juga untuk melaksanakan verifikasi dan pengkajian data kewarganegaraan. “Selain warga perkawinan campuran, kami juga mengundang Warga Negara Asing (WNA) yang sudah menjadi Warga Negara Indonesia (WNI), dan juga WNA yang sedang berproses menjadi WNI,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Hukum Kemenkumham Jateng, Lista Widyastuti menambahkan, untuk WNA yang akan menjadi WNI butuh proses selama 6 bulan, dimana dalam proses akan dilakukan evalusi oleh tim terpadu dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Dinas Kesehatan, dari Kepolisian, Divisi Keimigrasian, dan dari pelayanan hukum sendiri.

“Mereka yang akan menjadi WNI harus mempunyai kontribusi besar kepada masyarakat, diantaranya memberikan lapangan kerja untuk masyarakat Indonesia, khususnya untuk masyarakat dimana mereka tinggal,” kata Lista.

Dikatakan, bahwa selama dua tahun ini, ada 10 orang WNA yang menjadi Warga Negara Indonesia, sedangkan yang masih berproses tahun 2019 ini ada 8 orang yang mayoritas dari warga Korea Selatan.

“Bila SK sudah terbit akan dilakukan sumpah setia. Begitu SK diserahkan kepada yang bersangkutan akan dijadwalkan, lewat dari itu bisa batal,” imbuh Lista.

Usai kegiatan upacara Hari Bhakti Karyadika, kegiatan dilanjutkan dengan syukuran yang dihadiri jajaran Kemenkumham Jateng dan undangan lainnya. (Nining)

Biro Semarang

Comments

comments