Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, November 13, 2018
Halaman Home » Bekasi Kota » SMP Al-Muhadjirin Bekasi, Gratiskan Biaya Pendidikan Siswa Miskin
  • Follow Us!

SMP Al-Muhadjirin Bekasi, Gratiskan Biaya Pendidikan Siswa Miskin 

BERITA BEKASISiti Aulia Rachmawati (12), asal SD Negeri Jatimulya 2 Bekasi, kini resmi menjadi peserta didik SMP Muhadjirin Bekasi, yang berlokasi di Jalan Pulau Jawa Raya, Perumnas 3 Bekasi. Aulia sudah berbaur dan terlihat mampu beradaptasi dengan para peserta didik baru lainnya di sekolah tersebut.

Sebelumnya, Aulia mendaftar ke SMP Negeri 11 Bekasi, melalui jalur afirmasi pada pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online. Namun, sayang Nilai Ujian Nasional (NUN) yang diperolehnya ternyata tak mampu bersaing dengan para peserta didik lain yang juga mendaftar lewat jalur afirmasi tahap 2. Kondisi itu sempat membuat anak yatim piatu itu sedih, namun kesedihannya tidak sampai berkepanjangan.

“NEM saya 23, 30. Dan waktu itu saya mendaftar lewat jalur afirmasi, tapi tidak lolos,” ungkap Aulia didampingi Ibunya, Aminah, Minggu (24/7/2016).

Sementara itu, kepada Beritaekspres.com, Aminah mengaku sangat bersyukur lantaran putrinya telah diterima menjadi peserta didik di SMP Al Muhadjirin Bekasi. Tetapi, karena kondisi perekonomiannnya kurang beruntung, Aminah tentu berharap atas kebijakan pihak sekolah supaya biaya pendidikan selama putrinya menjadi peserta didik di SMP Muhadjirin, di bebaskan.

“Kalau boleh saya minta bukti dari pihak sekolah (secarik kertas) jika anak saya selama sekolah disini memang benar digratiskan. Karena, penghasilan saya sebagai kuli cuci tidak mampu untuk membayar uang sekolah yang jumlah jutaan rupiah,” ungkap Aminah sambil meneteskan air mata.

Aminah menegaskan, sebenarnya dirinya tidak mempersoalkan sekolah negeri atau swasta. Yang terpenting menurut dia, putrinya yang telah diasuhnya sejak kecil, bisa melanjutkan pendidikan kejenjang berikutnya. “Saya gak masalah mau sekolah di negeri atau swasta, yang penting anak saya bisa sekolah dan biayanya gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ali Fauzie menerangkan, bahwa bagi peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu tidak dibebankan biaya pendidikan.

Pemerintah Daerah melalui Dinas Pendidikan lanjut Ali, konsisten dalam membantu para siswa-siswi kurang mampu supaya bisa terus melanjutkan pendidikannya. Subsidi biaya pendidikan yang selama ini dialokasikan pemerintah pusat maupun daerah, merupakan bukti dalam mengimplementasikan program sekolah gratis hingga 12 tahun.

“Pemerintah daerah dalam masalah pendidikan tetap konsisten, khususnya bagi peserta didik yang kurang mampu melalui subsidi biaya pendidikan y ang sudah dialokasikan,” papar Ali.

Jika terbukti ada peserta didik kurang mampu yang masih tetap dibebankan biaya pendidikannya maka, dinas pendidikan kata Ali, bakal menjatuhkan sangsi berat berupa pencabutan ijin operasional bagi sekolah yang terbukti melanggar.

“Jika ada sekolah swasta yang tetap membebani biaya pendidikan kepada siswa kurang mampu, maka kami tidak akan segan-segan mencabut ijin operasionalnya. Dan kepada sekolah negeri, jabatan sebagai kepala sekolahnya akan menjadi taruhannya,” tegas Ali.

Dia menjelaskan, bahwa sekolah gratis yang dicanangkan oleh pemerintah tak hanya sebatas biaya pendidikan untuk operasionalnya saja, melainkan kebutuhan personal siswa-siswinya juga akan dipenuhi pemerintah. “Tidak hanya biaya operasionalnya saja yang kita subsidi, kebutuhan personal siswa pun turut akan dipenuhi oleh pemerintah,” tukas Ali.

Senada dikatakan, Ketua Yayasan SMP Al Muhadjirin, Sahroni bahwa, peserta didik yang berasal dari keluarga kurang mampu tidak akan dibebankan biaya pendidikan.

Menurut Sahroni, pihaknya sangat mendukung program pemerintah terkait adanya sekolah gratis. Untuk itu, SMP Al Muhadjirin telah menerima banyak peserta didik yang tidak lolos dalam PPDB online beberapa waktu lalu.

“Ada 25 peserta didik yang mendaftar ke sekolah kami karena tidak lolos dalam seleksi PPDB online. Khusus  peserta didik dari jalur afirmasi yang tidak lolos saat PPDB online, biaya pendidikannya selurunya kami gratiskan,” ungkapnya. (Bray)  

Related posts:

Bagikan..Pin on PinterestShare on FacebookPrint this pageShare on StumbleUponTweet about this on TwitterShare on TumblrShare on LinkedInEmail this to someoneShare on RedditShare on Google+

Comments

comments