Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Januari 29, 2020
Halaman Home » Nasional » Menhub: 20 Desember 2019 Tol Layang Japek II Dibuka
  • Follow Us!

Menhub: 20 Desember 2019 Tol Layang Japek II Dibuka 

“Sempat dijadwalkan bisa digunakan pada 15 Desember 2019”

BERITA JAKARTA – Usai meninjau jalan tol layang (Japek) Jakarta -Cikampek II (elevated) Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pastikan tanggal 20 Desember 2019 mendatang resmi dibuka.

Dikatakan Mentri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumardi, setelah pihaknya melakukan peninjauan jalan layang tol Jakarta -Cikampek II (elevated) masih ada beberapa kendala di lapangan, yaitu masih ada jalan yang belum rata dan akhirnya akan mempengaruhi kenyamanannya saat berkendara.

“Iya, soalnya ada beberapa kendala yang kami lihat, masih ada jalan yang belum rata. Jadi sisi kenyamanannya masih kurang,” kata Budi kepada Beritaekspres.com, usai meninjau kesiapan Tol Layang Japek jelang libur Natal 2019 dan Tahun Baru (Nataru) 2020, Minggu (8/12/2019) kemarin.

Menurut dia, pihaknya akan membatasi kecepatan kendaraan yang melintas di tol sepanjang 38 kilometer ini, yakni 60 KM per jam. Untuk mengawasinya akan disiapkan CCTV dan petugas.

“Kami sudah menyiapkan CCTV di beberapa titik. Jadi bagi pengendara yang melebihi batas kecepatannya akan dikenakan sanksi pada saat keluar dari jalan tol. Dan kita sudah menugaskan petugas di setiap 40 meter,” jelasnya.

Budi menyebutkan, masyarakat yang melintas tol yang hanya dapat dilalui oleh kendaraan Golongan 1 non-bis dan non-truk ini, belum akan dikenakan tarif alias masih gratis. “Mengenai komersialnya nanti 10 hari lagi kita bicarakan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Jasa Marga Desi Arryani menyebut sampai saat ini masih ada beberapa titik yang belum selesai khususnya untuk sambungan jalan (expansion joint) yang belum merata.

Seperti diketahui, awalnya tol Layang Japek ini diperkirakan akan dioperasikan pada 15 Desember 2019. Namun demi kenyamanan pengguna jalan maka pengoperasian diundur beberapa hari.

“Tol Japek elevated secara fisik dan kekuatan sudah siap, tapi tinggal kenyamanannya yang masih tidak sesuai harapan,” kata Desi.

Smooth sekali tambah Desi, tidak mungkin karena setiap 180 meter itu memang ada sambungan expantion joint, tapi tidak boleh juga loncat. “Ini yang sekarang terus menerus sedang kita sempurnakan,” pungkasnya. (Mul/De)

Comments

comments