Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Megapolitan » 3 Pengeroyok Pria Yang Membawa Kabur Istri Orang Ditahan Polisi
  • Follow Us!

3 Pengeroyok Pria Yang Membawa Kabur Istri Orang Ditahan Polisi 

BERITA JAKARTA – Jajaran unit Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel), akhirnya menyelidiki kasus membawa kabur istri orang berujung celaka, Selasa 26 November 2019 sekira pukul 11:30 WIB siang. Pria korban pengeroyokan itu bernama Ardi yang terjadi di Kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Tiga provokator yang mengeroyok penabrak yang diduga membawa kabur istri orang itu kini terpaksa harus diamankan polisi. Kejadian itu, sempat viral di media sosial (Medsos) dan mendapat banyak tanggapan warganet.

Ketiga tersangka yakni, Sanusi (45), Jamhari (50) dan Rohaman (55) ditahan di Mapolres Jakarta Selatan lantaran persekusi pelaku penabrakan dengan cara main hakim sendiri.

Kepada awak media, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Andi Sinjaya Ghalib mengatakan, kejadian saat kecelakaan beruntun yang dilakukam pengemudi mobil Toyota Avanza menabrak sejumlah kendaraan itu lantaran diteriaki maling.

“Pengemudi diteriaki maling oleh tersangka, maka massa sekitar melakukan persekusi terhadap pengemudi mobil dan rekan lainnya alias main hakim sendiri,” terang Andi.

Dikatakan Andi, tidak seharusnya warga main hakim sendiri karena negara ini merupakan negara hukum. “Negara ini adalah negara hukum jangan main hakim sendiri,” ingatnya.

Akibat perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang pengoroyokan. “Jadi pengemudi mobil Avanza lapor ke kami dan kami tindak lanjuti,” tandasn Andi.

Seperti diketahui, korban diberitakan, membawa kabur istri orang pada, Selasa 26 November 2019 pukul 11:30 WIB siang. Dengan menggunakan mobil, Ardi membawa kabur selingkuhannya, Mufidah yang merupakan istri Uci.

Melihat istrinya dibawa orang, Uci tidak terima dan mengejarnya hingga sempat mengalami kecelakaan. Uci pun, meneriaki selingkuhan istrinya  sebagai maling.  Warga yang mendengar langsung ikut mengejar mobil Ardi dan Mufidah.

Teriakan maling dari warga itu membuat mobil yang ditumpangi 5 orang itu makin kencang melaju dan akibatnya menabrak tiga mobil di sekitaran tikungan Komplek BBD, Jalan Montong dan satu unit taxi.

Seorang pengendara roda 2 jenis N MAX ikut menjadi korban yang kemudian dirawat di  RS Zahira karena mengalami luka serius di bagian kepala.

Ditambahkan, Kapolsek Jagakarsa Kompol Harsono menerangkan, bahwa kecelakaan beruntun tersebut terjadi setelah diteriaki maling.  Harsono juga menjelaskan mobil tersebut jenis Avanza. Pengemudi mobil tersebut dikeroyok massa lantaran diteriaki maling oleh Uci, suami dari selingkuhannya.

“Jadi sebelum kecelakaan pasangan selingkuh ini dari Depok, teman perempuannya membawa anak, naik motor untuk pulang ke rumah taruh anaknya. Usai menaruh anak, Mufidah bergegas ke mobil Ardi. Spontan sang suami Uci melihatnya dan meneriaki keduanya saat mobil sedang melaju,” pungkasnya. (Yon)

Comments

comments