Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, November 13, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Soal Parkir Minimarket, Naupal: Aneh, Kepala Bapenda Disangka Korupsi
  • Follow Us!

Soal Parkir Minimarket, Naupal: Aneh, Kepala Bapenda Disangka Korupsi 

BERITA BEKASI – Praktisi hukum Naupal Al Rasyid menanggapi pemeriksaan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Aan Suhanda, terkait viralnya video adanya Aliansi Organisasi Masyarakat (Ormas) yang meminta jatah pengelolaan parkir Minimarket se-Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (5/11/2019) kemarin.  

Aan diperiksa Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Kota menyusul adanya surat tugas yang diberikan Pemerintah Kota Bekasi melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi terhadap anggota Ormas terkait pengelolaan parkir Minimarket.

Pemeriksaan terhadap Aan Suhanda oleh penyidik Polres Metro Bekasi Kota atas rujukan Undang-Undang No.20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kepala Bapenda, H. Aan Suhanda

Menurut Naupal, pemeriksaan terhadap Aan aneh lantaran persoalan yang terjadi merupakan kasus viralnya video dimana ada aksi Aliansi Ormas, kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), Kepolisian dan pihak swasta.

“Saya melihat pemanggilan terhadap Kepala Bapenda Kota Bekasi karena adanya sangkaan atau dugaan tindakan korupsi. Jadi, viralnya video tersebut adanya tindakan korupsi,” jelas Naupal kepada Beritaekspres.com, Jumat (8/11/2019).

Sangkaan itu sambung Naupal, merupakan tindak lanjut yang keliru. Sebab, dalam kasus ini tidak ada kerugian negara dalam aksi yang dilakukan Aliansi Ormas tersebut.

Sekalipun ada tuduhan pungutan liar atau pungli dalam Pasal 12 huruf e kata dia, dalam aksi Ormas tersebut belum dilakukan penarikan parkir lantaran saat itu, Ormas masih dalam posisi meminta.

“Tidak ada kerugian negara atau hubungan dengan APBD, tidak ada hubungannya dengan korupsi. Dan ini sebetulnya harus juga dibuktikan Polisi. Sementara aksi Ormas juga tidak melawan hukum, karena tidak ada pengancaman kekerasan disana,” pungkasnya. (Indra)

Comments

comments