Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, November 13, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Buntut Minta Jatah Parkir, 92 Orang Digaruk Polres Metro Bekasi
  • Follow Us!

Buntut Minta Jatah Parkir, 92 Orang Digaruk Polres Metro Bekasi 

BERITA BEKASI – Polres Metro Bekasi Kota menjaring sebanyak 92 orang buntut dari viralnya video adanya Aliansi Ormas di Kota Bekasi yang meminta jatah mengelolaan parkir Minimarket, Selasa (5/11/2019).

“Premanisme dalam bentuk apapun tidak ditoleransi di Kota Bekasi. Dan ini juga jawaban kami atas video viral yang beredar beberapa waktu lalu,” tegas Wakapolres Metro Bekasi Kota, AKBP Eka Mulyana kepada awak media, Kamis (7/11/2019).

Mereka yang terjaring kata Eka, ditangkap dari beberapa titik. Mereka ada yang berkedok sebagai juru parkir, pengamen, hingga tukang palak.

“Tidak sekadar menindaklanjuti video viral, tapi juga menjawab banyaknya keluhan masyarakat yang masuk melalui laman resmi juga media sosial kami,” ungkapnya.

“Mereka, 92 orang yang kita tangkap ini telah meresahkan masyarakat, sehingga kita dikategorikan sebagai preman,” ulas Eka.

Diantara ke-92 preman yang terjaring, ada 6 diantaranya yang tertangkap tangan melakukan pungli di Unit Pelaksana Teknis Dinas KIR.

Para preman pelaku pungli ini mengutip Rp200 ribu hingga Rp500 ribu kepada mereka yang mengurus pembuatan juga perpanjangan KIR.

“Barang bukti sudah kami sita, pelaku juga sudah kami tangkap, tinggal menunggu laporan korban, baru kasusnya diberkaskan untuk diproses lebih lanjut,” jelasnya.

Selain dilakukan identifikasi, polisi juga menantikan laporan dari korban yang pernah diperas. Jika tidak ada laporan, karena tidak ada barang bukti, mereka akan dilepas setelah dibina selama 24 jam.

“Namun data mereka telah tercatat sebagai orang yang pernah diamankan polisi, karena meresahkan masyarakat,” pungkasnya. (Edo)

Comments

comments