Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Desember 11, 2019
Halaman Home » Peristiwa » Heboh, Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Menggenaskan
  • Follow Us!

Heboh, Jasad Bayi Ditemukan Dalam Kondisi Menggenaskan 

BERITA SELAYAR – Warga Desa Kembang Ragi, Kecamatan Pasimasunggu, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulaan Selayar, Sulawesi Selatan, dihebohkan dengan penemuan jasad bayi tidak berdosa yang tergelatak di pinggir jalan, Rabu (23/10/2019) subuh.

Jasad bayi malang itu, ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga yang hendak pulang ke rumah dari pasar. Jasad bayi ditemukan dalam kondisi yang menggenaskan, setelah sebahagian anggota tubuhnya, habis tercabik-cabik oleh anjing.

Kapolsek Pasimasunggu, AKP. Rahman dan anggota yang menerima laporan kejadian, langsung bergerak menuju ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolsek Pasimasunggiu, AKP. Rahman mengaku akan menyisir rumah disekitar lokasi penemuan jasad bayi yang diduga kuat, berjenis kelamin perempuan itu.

“Untuk memastikan pelakunya, kita akan menyisir rumah di sekitar tempat kejadian perkara, sebab pelakunya, diperkirakan malu, mengandung, dan melahirkan anak dari hasil hubungan gelap,” jelas AKP. Rahman.

Usai melakukan proses olah tempat kejadian perkara, jasad bayi yang proses kelahirannya, dipsatikan berjalan normal ini, langsung di bawah ke Puskesmas Pasimasunggu untuk menjalani proses visum et repertum dan autopsi.

Dari hasil visum yang dilakukan tim medis Puskesma Pasimasunggu, Kepala PKM, H. Abdullah, menyebut, jasad bayi yang diperkirakan baru berusia delapan jam tersebut berjenis kelamin perempuan dan dilahirkan dalam kondisi normal.

Setelah menjalani proses visum dan autopsi, jasad bayi yang ditemukan dalam kondisi menggenaskan tersebut, langsung dimakamkan secara layak, bertempat, di Taman Pemakaman Umum (TPU) Taman Roya, Benteng Jampea.   

Terpisah, Kepala Dusun Benteng Barat, H.M. Hisab yang didampingi Kepala Dusun Bonelambere, menampik, jikalau jasad bayi  temuan warga, berasal dari dusun yang dipimpinnya.

“Jasad bayi ini, bisa jadi, berasal dari luar dan diperkirakan sengaja dibuang orang tuanya, saat melintas di TKP,” jelasnya H.M. Hisab kepada awak media.

Meski begitu tambahnya, kami selaku Kepala Dusun, akan membantu aparat kepolisian untuk menelusuri orang tua bayi malang tersebut.

“Orang atau pelaku pembuang bayi tersebut harus mempertanggung jawabkan perbuatannya secara hukum,” pungkasnya. (Fadly Syarif)

Comments

comments