Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, November 13, 2019
Halaman Home » Hukum » Kasus TKD Nagasari, Kades Martam Divonis 4 Tahun Penjara
  • Follow Us!

Kasus TKD Nagasari, Kades Martam Divonis 4 Tahun Penjara 

BERITA BANDUNG – Kepala Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, Martam Bin HB Wijaya (42) divonis 4 tahun penjara di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jalan LL RE Martadinata Kota Bandung, Jumat (18/10/2019)lalu. Selain vonis kurungan, Martam juga dikenakan denda Rp200 juta subsider satu bulan kurungan penjara.

Dalam putusannya, Majelis hakim pimpinan Sudaryanto menyatakan, terdakwa Martam bersalah melanggar Pasal 12 huruf e tentang tindak pidana korupsi.

“Mengadili, menghukum terdakwa dengan lama hukuman 4 tahun penjara dan dikenakan denda sebesarRp200 juta dengan subsider satu bulan kurungan penjara,” kata Sudaryanto dalam putusannya.

Berdasarkan uraian amar putusan, pelaku yang merupakan Kepala Desa Nagasari Kecamatan Serangbaru Kabupaten Bekasi periode 2018-2024 meminta uang sewa Tanah Kas Desa (TKD) secara paksa sebesar Rp15 juta setiap tahunnya.

Sedangkan, pihak pengelola Pasar Pasir Kupang sebelumnya telah melakukan pembayaran atas sewa Tanah Kas Desa (TKD) milik Pemerintah Desa (Pemdes) Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dengan pejabat Kades lama.

Namun, terdakwa Martam, sebagai Kepala Desa yang baru tetap meminta uang sewa Tanah Kas Desa (TKD) pada masa jabatannya, jika tidak, Pasar Pasir Kupang akan segera ditutup, apabila pihak pengelola Pasar tidak mengikuti kemauan terdakwa.

Atas ancaman terdakwa, pihak pengelola Pasar merasa ketakutan sehingga mereka memberikan uang sebesar Rp30 juta sesuai dengan permintaan terdakwa selaku Kades yang baru, agar Pasar Pasir Kupang tetap beroperasi dan tidak ditutup. (De/Mul)

Comments

comments