Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Januari 23, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Soal Sampah, Walikota Bekasi Kunjungi Kabupaten Pekalongan
  • Follow Us!

Soal Sampah, Walikota Bekasi Kunjungi Kabupaten Pekalongan 

BERITA PEKALONGAN – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi lakukan kunjungan daerah ke Kabupaten Pekalongan. Kedatangan Walikota beserta rombongan ke Kabupaten Pekalongan untuk mempelajari sistem manajemen pengelolaan sampah berbasis online yakni Yowaste Impact Apps merupakan aplikasi berbasis android yang diterapkan sebagai sarana penyampaian kepada pemerintah sehingga nantinya dari pemerintahan akan menjemput sampah tersebut.

Caranya, dengan tahapan mendownload aplikasi terlebih dahulu, kemudian gunakan aplikasi apabila sampah dirumah sudah penuh dan nantinya akan diambil oleh petugas kemudian di kasih label nama pemilik oleh petugas, yang nantinya akan mendapatkan reword berupa konsultasi gratis, berupa nominal, ataupun yang lainnya seperti pembelian pulsa, ngantri dirumah sakit, membeli obat diapotek dan pengelolaan sampah partisipasi masyarakat.

Kedatangan Walikota Bekasi beserta rombongan, diterima langsung di Pendopo Bupati Pekalongan dan disambut hangat Bupati Pekalongan KH. Asip Kholbihi, didampingi istri dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pekalongan, Mukaromah Syakoer.

Dalam kesempatan itu, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi mengatakan, kedatangannya beserta rombongan ingin mempelajari dan menerapkan sistem pengelolaan sampah di daerahnya dengan mencontoh sistem pengelolaan yang sudah dijalankan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan.

 “Terimakasih kami sudah disambut baik oleh pak Bupati. Kedatangan kami beserta rombongan untuk mempelajari dan kami ingin mencontoh serta dapat menerapkan sistem pengelolaan sampah berbasis aplikasi maupun pengelolaan sampah partisipasi masyarakat yang telah dijalankan Pemkab Pekalongan,” kata Rahmat.

Menurut Rahmat, di Kota Bekasi jumlah penduduknya sangat padat hingga 2,7 juta jiwa. Maka jumlah sampahnya hingga 1800 Ton, dengan belajar pengelolaan dan sistem yang baik maka ini merupakan langkah untuk menumbuhkan kepedulian warga terhadap sampah, aplikasi tersebut juga terdapat impact dari sampah, kesehatan, sosial, ekonomi, hidup sehat dan wawasan pendidikan.

“Kami semua sangat tertarik Yowaste Impact Apps dan saya harap ini dapat diterapkan di Kota kami dan dapat menjadi manfaat bagi masyarakat. Kami menyadari pentingnya mengelola sampah, jadi kami belajar di sini,” tandasnya, Jumat (18/10/2019).

Dalam kunjungannya Walikota Bekasi beserta rombongan juga mengunjungi pengelolaan sampah partisipasi masyarakat Bank Sampah di Desa Sinangohprendeng, Kecamatan Kajen dan Tempat Pengelolaan Sampah yang sudah menerapkan sistem aplikasi Yowaste Impact Apps di Desa Babalanlor Kecamatan Bojong. (Adv/Edo)

Comments

comments