Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Olah Raga » BorMar 2019 Bakal Dirilis Ratusan Media Online Internasional
  • Follow Us!

BorMar 2019 Bakal Dirilis Ratusan Media Online Internasional 

BERITA SEMARANG – Even lomba lari Internasional Borobudur Marathon (BorMar) 2019 yang bakal dihelat pada 17 November 2019 di Taman Lumbini Candi Borobudur, Magelang, mendapat sorotan positif dari ratusan media asing, khususnya media digital.

Panitia BorMar, Lukminto Wibowo saat dihubungi awak media mengatakan, ada sekitar 200-an media online Internasional yang sudah mendaftarkan diri ke panitia untuk merilis berita BorMar, dan sebagian ada keinginan datang ke Magelang untuk meliput langsung.

“Ada ratusan media asing yang ingin mendapatkan rilis terkait BorMar. Ada juga dari media-media di Singapura yang berminat meliput,” ujarnya, Kamis (17/10/2019).

Sementara, sejumlah media digital yang siap berpartisipasi mengabarkan BorMar adalah PR Newswire Asia, Asia One, Yahoo! Finance Singapore dari Singapura, Yonhap (Korsel), The Gioirmoitroung (Vietnam).

The Chicago Abroad (Cina), News For Business, Mirage News (Australia), News Plus (Thailand), Gisf.hk (Hongkong), Myanmar Photo News (Myanmar), Business Diary (Filipina), New Delhi Times (India) dan  Sanspo (Jepang).

Menurut Lukminto, perhatian dan kehadiran jurnalis asing ke arena BorMar adalah indikator bahwa radar lomba lari bergengsi ini sudah menyebar ke lintas benua.

”Ini realitas yang layak kita syukuri, bahwa BorMar 2019 sudah menarik perhatian media Internasional. Kedatangan media asing tentu bagian variabel keberhasilan even, selain tentu saja banyaknya pelari asing yang meningkat dua kali lipat dibanding tahun lalu,” ujarnya.

Luki menambahkan, pihaknya juga melakukan roadshow ke berbagai kota di Indonesia seperti Surabaya, Palembang, Medan, dan Makassar untuk promosi dan mengedukasi komunitas pelari.

”Ketika kami roadshow, agenda yang pertama adalah mengajak komunitas lari untuk lari pagi. Setelah itu dilakukan talkshow dengan mendatangkan trainer lari,” katanya.

Edukasi tersebut diperlukan, karena menurutnya tak semua peserta lari belum tentu paham teknik berlari.

“Talkshow tersebut lebih banyak mengungkapkan kiat mengolah fisik, pola makan dan teknik lari. Faktor keamanan dan keselamatan pelari sangat kami prioritaskan. Prinsipnya, jangan sampai terjadi sesuatu yang tak diinginkan,” pungkasnya. (Nining)

Biro Semarang

Comments

comments