Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Oktober 14, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Sudutkan TP4D, Kejari Karawang Gelar Klarifikasi Dengan Kontraktor
  • Follow Us!

Sudutkan TP4D, Kejari Karawang Gelar Klarifikasi Dengan Kontraktor 

BERITA KARAWANGKejaksaan Negeri (Kejari) Karawang mengklarifikasi adanya pemberitaan miring di salah satu media online yang menyudutkan Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, yang meminta sejumlah uang terhadap rekanan pengusaha, Selasa (8/10/2019).

Berita berjudul “Kontraktor PT. Global TJ Akui ‘Oknum Jaksa Nakal’ TP4D Merongrong Proyek RSUD?” itu mencatut nama Direktur PT. Global Tri Jaya, Raj Indra Singh sebagai narasumbernya. Pada berita itu, disebutkan ada oknum Jaksa yang meminta sejumlah uang atas proyek yang dimenangkan, Raj Indra Singh.

Klarifikasi tersebut, dihadiri, Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Rohayatie, Kasi Pidsus, Prasetyo, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Karawang yang juga Ketua TP4D Kabupaten Karawang Faisal B. Makki, Direktur PT. Global Tri Jaya, Raj Indra Singh yang didampingi kuasa hukumnya, H. Asep Agustian.

Dalam kesempatan itu, Rohayatie menegaskan, tidak hanya Kejaksaan Negeri Karawang yang namanya sudah tercoreng atas pemberitaan tersebut, namun juga TP4D yang menginduk dan berpusat pada Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia pun ikut tercoreng.

“Pemberitaan itu, jelas mendiskreditkan Kejari, seolah disampaikan langsung pihak kontraktor bernama Indra dari PT. Global Tri Jaya. Yang isinya ada oknum Jaksa nakal dari TP4D yang minta uang ratusan juta,” jelasnya.

Perlu kami sampaikan tegas Rohayatie, bahwa pihaknya, tidak pernah memerintahkan siapapun untuk meminta sejumlah uang seperti yang dituduhkan kepada pihak PT. Global Tri Jaya khususnya kepada Raj Indra Singh selaku Direktur pada perusahaan tersebut.

“Saya baru bertemu dengan pak Indra sore hari ini. Pak Indra kami undang ke sini untuk memberi klarifikasi, terkait tuduhan tersebut,” tandas Kajari.

Ditambahkan Kepala Seksi Intelejen (Kasi Intel) Kejari Karawang, Faisal B Makki, terkait hal tersebut, pihaknya, Kejaksaan Karawang akan secepatnya mengambil langkah hukum. Sementara ini, media online yang memuat isu miring tersebut akan dipanggil Kejaksaan.

“Bukannya tidak mau mengambil langkah hukum. Tapi kami berpedoman untuk meminta petunjuk pimpinan. Ini sudah mencemari institusi Kejagung secara keseluruhan,” katanya.

Sementara itu, Raj Indra Singh, selaku Direktur PT. Global Tri Jaya mengaku, tidak pernah memberikan keterangan apapun ke media terlebih lagi soal adanya permintaan sejumlah uang oleh oknum Jaksa TP4D terkait proyek yang dimenangkannya itu.  

“Saya tidak pernah diwawancarai. Oleh karena itu, kami akan mengambil langkah, termasuk melakukan somasi. Kami masih diskusikan dengan kuasa hukum apa langkah terbaik yang bisa mengklarifikasi semuanya,” jelas Indra.

Hal senada diungkapkan, kuasa hukum, Raj Indra selaku Direktur PT. Global Tri Jaya, Asep Agustian yang membenarkan keterangan kliennya.

“Kami akan laporkan atas nama baik klien saya yang sudah dicemarkan. Nama klien saya sudah dikutip tanpa konfirmasi. Kami juga akan melapor ke Dewan Pers, karena berita ini tidak berimbang dan tanpa konfirmasi. Klien saya merasa terbebani dan malu,” pungkasnya. (Indra/Fzy)

Comments

comments