Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Oktober 14, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Garong Motor di Cikarang Dapat Hadiah Timah Panas Polisi
  • Follow Us!

Garong Motor di Cikarang Dapat Hadiah Timah Panas Polisi 

BERITA BEKASI – Dua pelaku garong motor dibekuk Polsek Cikarang usai melakukan aksinya di Kampung Cibeber, Desa Simpangan Cikarang Utara. Kejadian ini, terungkap setelah pelaku meninggalkan motornya sendiri dan mengambil motor orang lain yang sedang terparkir di halaman rumah warga di Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kepada Beritaekspres.com, Kapolsek Cikarang Kompol Sujono menuturkan, ketika beraksi motor tersangka DVA (19) ditinggalkan begitu saja, karena mogok setelah dikejar korban dan warga tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Setelah petugas kita menelusuri motor pelaku yang ditinggalkan tersebut selama sehari didapat alamat pelaku didaerah Pasir Gombong Cikarang,” terangnya, Rabu (2/10/2019).

Ketika polisi mendatangi alamat, tersangka DVA dan Iman ditangkap yang kemudian polisi meminta pelaku Imam untuk menunjukkan pelaku lainnya yang tak jauh dari tongkrongannya di Pasir Gombong. Pelaku, Imam sempat berusaha kabur.

“Terpaksa, petugas kita memberikan timah panas di kaki kanannya. Namun kedua pelaku lainnya berhasil kabur terlebih dahulu yaitu, Rival dan Usup yang kini DPO,” katanya.

Dari pengakuan Imam, dalam sehari, beraksi bisa mendapatkan 3 atau 4 motor. Imam mengaku, baru tiga bulan melakukan aksinya dengan cara door to door motor yang terparkir di halaman rumah.

“Mereka beraksi pada malam hari hingga subuh. Hanya dua menit Imam membongkar kunci kontak motor korban  dan membukanya dengan kunci  T,” imbuhnya.

Motor dijual ke Kerawang dengan harga jual yang bervariasi tergantung motornya. Pengakuan Imam, hasil kriminalnya itu dibagi rata dan untuk foya-foya.

“Setiap beraksi kawanan ini dilengkapi dengan senjata tajam yaitu clurit. Namun pengakuannya mereka belum pernah melukai korban. Senjata untuk berjaga-jaga dan menakuti korban,” ungkap Kompol Sujono.

Sementara tambah Kompol Sujono, dari keterangan tersebut polisi masih belum percaya dengan sepak terjangnya yang cukup lihai.

“Dari pengakuannya mereka baru. Namun dari cara kerjanya yang cekatan dan lebih dari 2 ini pemain yang mahir dan cukup lama,” pungkasnya. (De/Mul)

Comments

comments