Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Oktober 14, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Kader PDIP Sekadau Kembalikan Formulir Sebagai Cabup
  • Follow Us!

Kader PDIP Sekadau Kembalikan Formulir Sebagai Cabup 

BERITA SEKADAU – Pendaftaran dan penjaringan bagi bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Sekadau periode 2020-2025 di Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Sekadau hari ini, Rabu (18/9/2019) akan ditutup pada pukul 00.00 WIB.

Ponsianus Herman, ketua Panitia penjaringan menyebut, sudah ada 11 orang yang mengambil formulir di Sekretariat DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sekadau. 7 orang sudah mengembalikan, 4 belum mengembalikan, bahkan 1 orang diperkirakan tidak dikembalikan.

Dari 11 orang yang mengambil berkas yakni, Liri Muri, Rupinus, Tanto Yakobus, Safarudin, Paulus Subarno, Aloysius, Abdul Hamid, Pensong, Albertus Pinus, Aron dan Gusti Arman.

“Yang sudah mengembalikan berkas ada 7 orang yakni, Rupinus, Tanto Yakobus, Safarudin, Paulus Subarno, Pensong, Albertus Pinus dan Aloysius,” ujar Ponsianus Herman.

Dari kader PDIP Sekadau yang mengambil dan mengembalikan berkas yakni, Aloysius letua DPC PDIP Sekadau dan juga sebagai Wakil Bupati Sekadau dan Albertus Pinus Bendahara DPC PDIP dan juga sebagai Ketua DPRD Kabupaten Sekadau.

“Setelah ini ada proses seleksi administrasi dan setelah ini ada tim seleksi yang berbeda lagi,” ujarnya.

Ponsianus Herman menjelaskan, yang mengambil formulir sebagai bakal calon Wakil Bupati ada 2 orang yakni, Paulus Subarno dan Safarudin. Yang lain sebagai bakal calon Bupati.

Sementara, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sekadau, Aloysius yang juga sebagai Wakil Bupati Sekadau saat ini mengatakan, dirinya mengambil formulir sebagai bakal calon Bupati.

Ia juga mengatakan bahwa proses pengambilan dan pengembalian formulir bakal calon dilakukan sampai jam 00.00 Wib hari ini. “Kita berharap bagi yang sudah mengambil formulir supaya dikembalikan pada hari ini,” kata Aloysius.

Didalam internel partai, ada beberapa mekhanisme dalam penjaringan ini kata Aloysius seperti, hasil sirve, elektabilitas, dana dan ketaatan teehadap partai.

Sedangkan bagi yang diluar partai seperti, jika dari partai lain maka partasi tersebut harus berkoalisi dengan PDIP. Kalau dari independen atau prinadi, maka oleh DPP atau DPD akan melihat elektabilitas yang bersangkutan.

“Partai kami terbuka biat siapa saja. Dari panitia seleksi sekalipun tidak akan mencoret sembarangan hal-hal yang tidak dimungkinkan. Jika berkasnya kurang kami akan minta dilengkapi. Tanggal 23 September 2019 seluruh berkas harus dibawa ke DPD,” pungkas Aloysius. (As)

Biro Kalimantan Barat

Comments

comments