Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » KAI Daop 4 Gelar Sosialisasi di Perlintasan Sebidang
  • Follow Us!

KAI Daop 4 Gelar Sosialisasi di Perlintasan Sebidang 

BERITA SEMARANG – Seringnya terjadi kecelakaan di perlintasan kereta api (KA), PT. Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang, Jawa Tengah, bersama instansi-instansi terkait melakukan sosialisasi di perlintasan sebidang.

Kepada Beritaekspres.com, Manager Humas PT. KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengatakan, PT. KAI Daop 4 Semarang menggandeng pihak Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub) serta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk melakukan sosialisasi selama 2 hari.

Sosialisasi selama 2 hari itu yakni Selasa 17 September 2019 di perlintasan KA Ronggowarsito, perlintasan KA Mpu Tantular dan Perlintasan KA Hasanudin.

Sedangkan pada Rabu 18 September 2019 dilakukan di perlintasan KA Ganepo, Perlintasan KA Brumbungan dan Perlintasan KA Jagalan.

“Hari ini merupakan hari kedua sosialisasi yang kami lakukan. PT. KAI dibantu Polri, TNI, Jasa Raharja, Balai Teknik Perkeretaapian dan Dishub agar masyarakat tertib berlalu lintas di perlintasan sebidang,” terang Krisbiyantoro, Rabu (18/9/2019).

Menurutnya, kegiatan ini menindaklanjuti FGD yang dilaksanakan di Jakarta pada 6 September 2019, terkait tugas siapa perlintasan sebidang itu sebetulnya.

“Di Daop 4 sendiri ada 147 perlintasan sebidang yang resmi dan 309 yang belum terjaga,” jelasnya.

PT. KAI Daop 4 selalu mengupayakan kepada Pemerintah Daerah, karena memang tanggung jawab Pemda untuk melakukan evaluasi antara lain penutupan perlintasan sebidang, terutama yang embrio perlintasan kurang dari 2 meter.

“Selebihnya, merupakan tanggung jawabnya menjaga keselamatan perjalanan KA dengan ditutup atau dijaga oleh petugas pemerintah setempat menurut kelas jalannya,” kata Kris.

Pihaknya, mengaku akan terus melakukan sosialisasi tentang perlintasan sebidang kepada masyarakat, karena belum tentu sosialisasi yang pertama ataupun kedua mengena di masyarakat.

Selain himbauan untuk mematuhi aturan di perlintasan sebidang, pihak Kepolisian juga melakukan penegakan hukum.

Dengan adanya kegiatan ini tambahnya, diharapkan kesadaran masyarakat untuk menaati aturan lalu lintas di perlintasan sebidang semakin meningkat.

“Sebab, pelanggaran lalu lintas di perlintasan sebidang tidak saja merugikan pengendara jalan, tetapi juga perjalanan kereta api,” pungkasnya. (Nining)

Biro Semarang

Comments

comments