Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, November 18, 2019
Halaman Home » Hukum » Terdakwa Tabung Gas Ilegal di PN Subang Dihukum Sebulan Penjara
  • Follow Us!

Terdakwa Tabung Gas Ilegal di PN Subang Dihukum Sebulan Penjara 

BERITA SUBANG – Meski H. Abdul Jannah dinyatakan terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana Pasal 20 ayat (1) Jo Pasal 53 ayat (1) huruf B UU Nomor 3 tahun 2014 tentang Penindustrian namun ganjaran yang diterima Abdul Jannah, tergolong ringan yakni, tuntutan 2 bulan, terima vonis selama 1 bulan penjara di Pengadilan Negeri (PN) Subang, Jawa Barat, Selasa 5 Juni 2018 lalu.

Menanggapi hal itu, Ketua Monitoring Penegakkan Hukum Indonesia (MPHI), Reinaldi Lumban Gaol mengatakan, hukuman yang diterima, Abdul Jannah cukup ringan dan setara dengan terdakwa tindak pidana pencurian biasa pada umumnya. Bahkan pencurian biasa ada yang terhukum sampai 4-5 bulan penjara.

“Kita tidak bisa intervensi keputusan hakim. Begitu juga dengan tuntutan Jaksa, karena memang itu merupakan kewenangan dari mereka. Kita hanya bisa membandingkan. Karena, dari tuntutan dan vonisnya cukup mengusik rasa keadilan dan efek jera,” terangnya kepada Beritaekspres.com, Kamis (5/9/2019).

Abdul Jannah sendiri kata Reinaldi, merupakan perkara yang diajukan secara terpisah (seplit) dengan terdakwa, Sugiman Tinjau yang diduga sebagai boss PT. Inti Tabung Persada (ITP) yang memproduksi tabung gas illegal beralamat di Jalan Pantura Raya RT01/RW05, Dusun Marga Jaya, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

“Kalau Abdul Jannah sudah lebih dulu divonis dengan tuntutan 2 bulan dan divonis selama 1 bulan penjara. Pastinya, sekarang sudah mengirup udara segar. Kalo Sugiman Tinjau sampai sekarang masih dalam proses persidangan dan ini menjadi perhatian dan pantauan kita,” ungkapnya.

Sebelumnya, persidangan yang di Ketuai, Majelis Hakim, Eva Susiana dengan dua Hakim Anggota yakni, Alia Yustitia Sagala dan Setiawati serta Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nurman membiarkan sikap terdakwa Sugiman Tinjau diruang persidangan yang dinilai merendahkan Peradilan.

“Karena jujur baru kali ini, saya melihat ada terdakwa bersikap ngak menghormati Pengadilan seperti yang tampak pada foto. Ironisnya, sikap itu dibiarkan Majelis Hakim dan Jaksa dipersidangan. Duduk ngak sopan, dada terbuka pake kalung lagi. Apa karena dia boss sehingga beda pelayanan,” sindirnya.

Padahal tambah Reinaldi, kalimat harus bersikap sopan selalu kita dengar disetiap persidangan yang diingatkan atau umum kita dengar dari Majelis Hakim. Dan hal itu, merupakan salah satu yang selalu masuk dalam pertimbangan Majelis Hakim dalam memutus suatu perkara yang mengandung pemidanaan terhadap terdakwa yang di vonis Pengadilan.

“Dalam kasus ini luar biasa makanya kita akan pantau terus. Abdul Jannah dituntut 2 bulan dan dihukum 1 bulan. Nah, kalau Sugiman Tinjau kita pengen tahu dihukum berapa nantinya oleh Jaksa dan Hakim. Karena dalam perkara ini juga Majelis Hakim dan Jaksanya sama,” pungkasnya. (Indra/Ndi)

Comments

comments