Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Megapolitan » Ketiga Kalinya, Rio Reifan Dibekuk Polisi Gunakan Narkoba
  • Follow Us!

Ketiga Kalinya, Rio Reifan Dibekuk Polisi Gunakan Narkoba 

BERITA JAKARTA – Artis sinetron muda Rio Reifan sering kali wajahnya menghiasi layar kaca Televisi, kembali dibekuk Polisi atas kasus narkoba untuk yang ketiga kalinya, Rio berhasil tertangkap jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya (PMJ) di Kawasan Pondok Gede Bekasi, Jawa Barat, Selasa 13 Agustus 2019.

Kepada awak media, Kasubdit Satu Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, AKBP Jean Calvin Simanjuntak mengatakan, penangkapan terhadap Rio berawal dari adanya informasi masyarakat, dimana diketahui adanya sebuah lokasi di kawasan Pondok Gede yang menjadi tempat sering terjadi transaksi narkoba.

Pada saat penelusuran, Jean menjelaskan, pihaknya mendapati info rumah salah satu pelaku transaksi narkoba yang sering beraksi di sekitar lokasi yang di curigai. “Kami kemudian mengeledah rumah yang di curigai, kemudian kami dapati pelaku RR (Rio Reifan) ini,” ujar Jean di Mapolda Metro Jaya, Jumat (16/8/2019).

Polisi yang melakukan penggeledahan di sebuah rumah yang belakangan di ketahui rumah Rio Reifan tersebut mendapati barang bukti beberapa alat hisap narkoba jenis sabu yang berbahan kaca. “Kita juga dapati pelaku RR, yang di ketahui berdasarkan pemeriksaan, dirinya baru saja usai mengkonsumsi sabu,” kata Jean.

Selain mengamankan alat hisap dan menangkap Rio, Jean mengatakan pihaknya berhasil amankan barang bukti sisa sabu bekas dipakai Rio, yakni sabu seberat 0,0129 gram. “Ada sisa sabu bekas pakai dia (Rio) yang kebetulan berhasil kami temukan dan kami amankan” tuturnya.

Selanjutnya, polisi membawa Rio dan barang bukti lainnya ke Polda Metro Jaya, polisi mengetes urine Rio dan hasilnya positif menggunakan zat metaphetamine atau sabu.

Berdasarkan data polisi, Jean mengatakan Rio Reifan sudah sering berurusan dengan polisi atas kasus narkoba, hingga kini terhitung sidah tiga kali Rio tertangkap.

“Pemeriksan kami, tersangka RR ini sudah mengkonsumsi sabu sejak tahun 2009, pernah tertangkap dua kali atas kasus narkoba yang sama pada tahun 2015 dan 2017, dan kini tertangkap untuk yang ketiga kalinya pada tahun 2019,” ungkap Jean

Selain data tersebut Jean mengatakan usai Rio tertangkap pada tahun 2017, dan berhasil di bebaskan, ternyata dia bulan kemudian Rio kembali mengkonsumsi narkoba.

Dalam kasus terakhirnya, Rio di ketahui membeli narkoba sebanyak setengah gram dengan harga Rp350 ribu, dimana dalam kasus ini sang pengecer narkoba yang menjual sabu ke Rio masih di buru polisi.

Dalam kasus ini ada DPO yang mana pelaku tersebut berinisial B yang di ketahui sebagai pengecer yang memberikan sabu ke RR.

“Hingga saat RR masih dilakukan pemeriksan di unit narkoba dan polisi masih memburu pelaku B, atas perbuatannya Rio kembali ke dalam jeruji besi dan dikenakan dengan Pasal 114 KUHP tentang penyalahgunaan zat terlarang dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” pungkasnya. (Yon)

Comments

comments