Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Pemkab Minta Dukungan Sarana Penunjang ke Kemenhub
  • Follow Us!

Pemkab Minta Dukungan Sarana Penunjang ke Kemenhub 

BERITA BEKASI – Setelah melewati masa Uji Coba selama tiga bulan lebih, akhirnya Stasiun Telaga Murni yang terletak di Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, diresmikan langsung Menteri Perhubungan (Kemenhub) Budi Karya Sumadi, Selasa (13/8/2019) sore.

Budi mengatakan stasiun ini merupakan yang pertama dibangun berkat kerja sama antara pemerintah dengan swasta dalam hal ini PT. Fajarputera Dinasti pengembang kawasan Perumahan Metland Cibitung, dimana Pemerintah Kabupaten Bekasi sebagai penggagas pembangunan. “Metland merupakan yang pertama kerja sama dalam pengembangan moda trasportasi kereta api,” katanya.

Sebelum diresmikan, Menhub datang dari Jakarta menggunakan KRL Commuterline dan sempat melihat fasilitas yang ada di Stasiun Telaga Murni Cibitung. Stasiun ini secara fasilitas hampir sama dengan stasiun KRL lain, bedanya adalah pembangunan stasiun dilakukan seluruhnya oleh swasta.

“Semoga ini bisa meningkatkan pelayanan transportasi untuk warga Bekasi, jika sebelumnya penumpang KRL naik dari atau ke stasiun Cibitung atau Cikarang Kota sekarang sudah dekat tidak perlu waktu lama menuju stasiun langsung ke Jakarta,” katanya.

Berdasarkan catatan Kementerian Perhubungan, jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Telaga Murni tercatat dari Mei sebanyak 36.408, Juni 44.423, dan Juli sebanyak 55.555 orang setiap harinya. “Trend peningkatannya naik drastis, jadi kami berharap masyarakat Cikarang beralih ke moda transportasi ini,” katanya lagi.

Stasiun Metland Telaga Murni dibangun di atas lahan 2.051 meter persegi dan luas bangunan 2.630 meter pereegi. Stasiun ini memiliki panjang peron mencapai 260 meter yang mampu menampung 12 rangkaian kereta. Pembangunannya sudah dikerjakan sejak 2015 dan rampung pada 2018.

Uji coba operasional telah dilakukan sejak 18 Mei 2019 untuk melayani penumpang KRL di sekitar stasiun. Proses peresmian juga ditandai dengan penandatangan serah terima hibah yang dilakukan Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Zulfikri dengan Wakil Presiden Direktur PT. Metropolitan Land Tbk, Anhar Sudradjat.

Dari hasil uji coba, Stasiun Telaga Murni dinyatakan laik operasi dan siap diresmikan. Sebagai informasi, pembangunan Stasiun Telaga Murni merupakan tindak lanjut Perjanjian Kerja Sama antara Direktorat Jenderal Perkeretaapian dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi dan PT. Fajarputera Dinasti pada tahun 2014.

Sementara itu, Entah Ismanto selaku Aissten Daerah Bidang Perekonomian Kabupaten Bekasi mengatakan bahwa hasil pembangunan ini merupakan wujud nyata dan sinergitas perencanaan pembangunan dan pola kerja sama antara pemerintah pusat, daerah, dan swasta yang didasari kepentingan bersama untuk mengatasi masalah kemacetan yang terjadi di wilayah mitra DKI Jakarta.

“Warga Bekasi patut bangga dengan kehadiran stasiun baru ini karena proses pembangunan stasiun ini sudah melalui proses yang cukup panjang memakan waktu lima tahun,” katanya.

Atas nama Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bekasi ia juga mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Perhubungan dan juga pihak Metland yang telah bekerjasama dan bersinergi dengan baik sehingga Stasiun Telaga Murni ini dapat terbangun.

Dirinya berharap masyarakat Kabupaten Bekasi khususnya warga cibitung dan sekitarnya dapat merasakan kemudahan akses dalam pelayanan transportasi khususnya pengguna commuter line KRL Jakarta – Cikarang.

Ditambahkan Entah, bahwa masih terdapat beberapa rencana pembangunan infrastruktur penunjang yang dibutuhkan dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Di antaranya penyediaan tempat parkir sebagai fasilitas penunjang stasiun tersebut.

Kemudian penyediaan akses masyarakat menuju stasiun Telaga Murni untuk itu pembangunan fly over atau underpass perlu dilakukan secepatnya guna mengantisipasi terjadinya kemacetan yang tentunya memerlukan dukungan dari kementerian perhubungan untuk merealisasikannya.

“Sesuai amanat Bupati Bekasi, kami diminta untuk berkordinasi dengan Kemenhub agar segera membantu dalam pelaksanaan pembangunan underpass di Wilayah Kabupaten Bekasi,” kata Entah. (Adv/Mul)

Comments

comments