Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Februari 17, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Pemkot Bekasi Terima Kunjungan 10 Walikota Negara Nepal
  • Follow Us!

Pemkot Bekasi Terima Kunjungan 10 Walikota Negara Nepal 

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, menerima kunjungan kerja (kunker) 10 Walikota dari Negara Nepal yang ingin mempelajari sistem pengelolaan “sanitasi” limbah air domestik (PALD) yang ada di Kota Bekasi di Pendopo Walikota Bekasi, Kamis (8/8/2019).

Seperti diketahui, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sendiri, sudah memiliki sistem sanitasi yang berada di UPTD PALD di Pangkalan II, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Bantar Gebang yang ingin diterapkan di Negara Nepal.

Dalam kata sambutnya, Rahmat mengucapkan, selamat datang di Kota Bekasi yang dihuni 2.7 juta jiwa dengan luas wilayah 210 ribu KM. Saat ini, Kota Bekasi, sedang dibangun menjadi Kota Metropolis yang terfokus kepada pembangunan infrastruktur, sanitasi yang saling berhubungan. Salah satunya, Pengelolaan Air Limbah Domestik (PALD).

“Kota Bekasi telah memiliki unit Pengelolaan Air Limbah Domestik dengan beban mencapai hingga 10 ribu ton per harinya, dimana, sampah tersebut sebagian besar berasal dari Ibu Kota,” terang Rahmat.

Sebelum datang ke Kota Bekasi, para Walikota dari Nepal tersebut lebih dulu mengunjungi Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) milik PD. PAL Jaya di Jalan Outer Ring Road, Duri Kosambi, Jakarta Barat, Rabu (7/8/2019) kemarin.

Menurut Rahmat, di IPLT Duri Kosambi terdapat tata kelola pengelolaan limbah yang komprehensif, baik secara konvensional, mekanikal dan andrich.

“Lengkap, semua bisa dipelajari di sini, tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan dan metode yang pas untuk diimplementasikan di Nepal, termasuk, pembuatan Bio Pal hingga briket,” jelas Rahmat.

Sementara itu, Walikota Dhulikhel yang juga menjabat sebagai Presiden Asosiasi Kota Nepal, Ashok Byanju Shrestha menuturkan, tata kelola limbah yang dilakukan sudah sangat baik dan bisa menjadi contoh untuk diimplementasikan di Negara Nepal.

“We are all very interested and I hope this can be applied in our city. We recognize the importance of managing fecal waste, so we studied here,” tandasnya.

Sebelum menutup kata sambutnya, Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, merasa tersanjung telah dikunjungi rekan-rekan dari Negara Nepal.

“Saya bangga kepada teman-teman Nepal yang mau melihat sebagian dari Kota kecil dari Negara Indonesia, semoga bapak dan ibu mendapatkan apa yang di cari di Kota Bekasi, harapan besar saat pulang dari Kota ini, bisa menerapkan sistemnya di Nepal,” pungkas Rahmat.

Selanjutnya, para Walikota dari Nepal akan mengunjungi sistem pengelolaan sanitasi di Sumur Batu yang akan di dampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi, Reny Hendrawaty dan Kepala Dinas Perkimtan, Jumhana Luthfi. (Adv/Edo)

Comments

comments