Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Megapolitan » Usai Bacakan Putusan, Hakim PN Pusat Disabet Ikat Pinggang Pengacara
  • Follow Us!

Usai Bacakan Putusan, Hakim PN Pusat Disabet Ikat Pinggang Pengacara 

BERITA JAKARTA – Hakim Ketua Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, berinisial SN, tiba-tiba diserang pengacara berinisial DL saat tengah membacakan putusan, Kamis 18 Juli 2019 lalu. Hal itu, diungkapkan, Kepala Humas Pengadilan Jakarta Pusat, Makmur, Jumat (19/7/2019).

Dijelaskan Makmur, saat itu, SN sedang membacakan putusan perkara perdata bernomor: 223/Pdt.G/2018/JKT Pst, antara Tommy Winata (TW) selaku pihak penggugat melawan PT. Geria Wijaya Prestige (GWP) selaku pihak tergugat.

“Ketika, Ketua Majelis, pembacakan pertimbangan putusan perkara, tiba-tiba, terjadi tindakan penyerangan dari salah seorang kuasa hukum yang berperkara kepada Majelis hakim,” katanya. 

Saat itu sambung Makmur, pertimbangan hakim, mengarah kepada penolakan gugatan,. Lalu, kuasa hukum dari penggugat DL, berdiri dari kursinya dan menghampiri Majelis hakim SN sambil menarik ikat pinggang yang dikenakannya.

“Penyerangan itu sempat mengenai Ketua majelis hakim SN pada bagian kening dan sempat mengenai hakim anggota DB, kemudian pelaku lagsung diamankan dan dibawa ke Polsek Kemayoran,” tandas Makmur.

Menanggapi hal itu, Mahkamah Agung (MA) menyesalkan dan sangat berkeberatan atas peristiwa yang terjadi di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. MA pun berharap, segera membuat laporan ke polisi karena dinilai sudah merendahkan lembaga Peradilan.

“Tidak ada pilihan lain kecuali Ketua PN Jakarta Pusat harus bersikap melaporkan peristiwa tersebut ke polisi. Ini penghinaan terhadap lembaga Peradilan,” tegas Juru Bicara MA, Andi Samsan Nganro.

Selain itu, Andi mengecam tindakan pemukulan yang dilakukan DL. Sebab, yang bersangkutan memukul saat hakim selesai membacakan putusan. Terlebih lagi perlaku DL, merupakan seorang pengacara yang sangat paham dan mengerti hukum. 

“Apalagi penyerangan dan pemukulan itu dilakukan pengacara dalam ruang persidangan saat hakim sedang atau seusai membacakan putusan dalam perkara perdata,” pungkasnya. (Bambang)

Comments

comments