Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Desember 9, 2019
Halaman Home » Peristiwa » Rombongan Turis Alami Kecelakaan di Jalur Wisata Kawah Ijen
  • Follow Us!

Rombongan Turis Alami Kecelakaan di Jalur Wisata Kawah Ijen 

BERITA BANYUWANGI – Terjadi kecelakaan tunggal di jalur menuju wisata Kawah Ijen sebuah mobil mini bus Isuzu Elf dengan nomer polisi N 7291 T yang membawa rombongan turis mancanegara terguling, Jumat (19/7/2019) kemarin.

Kejadian itu sekitar pukul 09.30 WIB di Kawasan Banyu Linu, Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Kendara tersebut sedang melaju ke arah desa Tamansari dengan membawa penumpang 10 turis mancanegara.

Dalam pristiwa itu, 2 dari 10 penumpang mengalami luka-luka sedangkan sopir sempat tidak sadarkan diri, semua penumpang dan sopir sempat dibawa ke Puskesmas Licin sebelum semua dirujuk ke Rumah Sakit (RS) Blambangan. 

Isuzu Elf yang dikendarai Agus (40) warga  Probolinggo itu semua penumpangnya terseret kurang lebih 10 meter yang sebelumnya oleng di jalur menurun dan berbelok. Rombongan sebelumnya menikmati panorama Wisata Kawah Ijen.

Pristiwa naas itu diduga sang sopir tidak menguasai medan seperti yang di infokan Kapolsek Licin, AKP Heri Purnomo. “Kecelakan tunggal itu terjadi diduga akibat sang sopir tidak menguasai medan jalan,” jelasnya.

Menurut keterangan AKP Heri Purnomo, disekitaran TKP jalurnya menikung dan menurun. “Elf itu terguling dan terseret hingga radius sekitar 10 meter,” ungkapnya.

Dua penumpang yang mengalami luka, Michael Maahs (26), asal Belanda yang menderita di kepala dan bahu kiri dan Bon Fond (59), berkewarganegaraan Belgia yang pinggangnya terbentur bodi kendaraan.

Sampai pukul 13.25 WIB, mobil Isuzu Elf yang membawa rombongan turis asing masih berada di TKP. Unit Laka Lantas Satlantas Polres Banyuwangi masih mengupayakan evakuasi. 

Sementara, Kanit Laka Polres Banyuwangi, Iptu Ardy Bitha Kumala menjelaskan, kendaraan yang mengalami musibah masih di lokasi. Setelah mobil derek siap tim akan meluncur ke TKP guna proses evakuasi.

Menurutnya, kondisi mobil sebelum kecelakaan layak jalan. Penyebab laka terjadi hanya dipicu sopir yang tidak menguasai jalan berliku dan menurun. “Dibutuhkan kecakapan dan pemahaman medan jalan yang baik sebelum naik ke Ijen. 

“Jika tidak menguasai, akan berbahaya bagi penumpang mobil maupun si sopir. Karena dari beberapa kasus laka yang terjadi di sana rata-rata disebabkan oleh faktor itu,” pungkasnya. (Rony)

Comments

comments