Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Desember 8, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Profesionalisme Tercapai Jika Prajurit Terdidik dan Terlatih
  • Follow Us!

Profesionalisme Tercapai Jika Prajurit Terdidik dan Terlatih 

BERITA SEMARANG – TNI sebagai alat pertahanan negara membutuhkan prajurit-prajurit yang profesional. Profesionalisme hanya akan bisa dicapai bila setiap prajurit terdidik dan terlatih dengan baik.  

Harapan tersebut disampaikan Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, dalam amanatnya yang dibacakan Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi, saat Upacara Bendera 17-an di lapangan Makodam IV Diponegoro, Rabu  (17/7/2019).

“Kita tidak boleh terlena dengan berbagai kemajuan teknologi tetapi harus dapat mengeksploitasinya demi kemajuan TNI. Untuk itu setiap komandan Satuan bertanggung jawab dalam meningkatkan kemampuan dan wawasan anggotanya,” tandasnya. 

Dikatakan, Komandan Satuan adalah tumpuan setiap anggota dalam berbagai hal, dan tidak lagi bersikap tertutup dari segala perubahan dan kemajuan yang ada.

Terkait dengan upaya mempererat persatuan dan kesatuan bangsa, Panglima TNI berpesan agar para prajurit mewaspadai adanya upaya memecah belah, radikalisasi, maupun dampak negatif lainnya dari perkembangan lingkungan yang ada.

“Ingat, Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI harus mengalir dalam setiap hembusan nafas prajurit dimanapun berada dan bertugas”, tegasnya.

Panglima TNI berpesan kepada seluruh prajurit dan PNS untuk senantiasa memelihara dan meningkatkan terus kemanunggalan dengan rakyat, karena kemanunggalan TNI dengan rakyat adalah urat nadi Sistem Pertahanan Semesta.

Panglima TNI juga mengajak prajurit dan PNS TNI, untuk berdoa bagi keselamatan rekan-rekan prajurit yang hingga saat ini belum diketemukan pesawat Helikopter MI-17 yang hilang kontak di Pegunungan Bintang, Papua.

Sementara Pangdam IV Diponegoro mengatakan, prajurit Kodam IV Diponegoro harus terus meningkatkan profesionalismenya dalam menjalankan setiap tugas.

Dirinya berharap, apa yang telah diraih Kapendam IV Diponegoro sebagai juara I lomba Karya Jurnalis tingkat TNI AD dan Dandim 0721 Blora juara I Dansatgas pada TMMD ke 104 bisa memacu semangat yang lainya untuk bisa menampilkan yang terbaik.

Pangdam juga mengingatkan bahwa tuntutan reformasi birokrasi adalah organisasi yang efektif dan efisien. Konsekwensinya semua personel yang berada didalamnya harus profesional dibidangnya, bila tidak maka dia akan ditinggal. 

“Kalau tidak ingin ditinggal, harus belajar dan terus berlatih. Jangan sampai prajurit/PNS hanya memiliki keahlian menyiapkan kopi, tetapi juga harus bisa komputer. Prajurit dan PNS harus bisa komputer”, pungkasnya. (Nining)

 

Biro Semarang

Comments

comments