Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Agustus 20, 2019
Halaman Home » Kriminal » Polres Jakbar, Bekuk Empat Kurir Narkoba Jaringan Myanmar
  • Follow Us!

Polres Jakbar, Bekuk Empat Kurir Narkoba Jaringan Myanmar 

BERITA JAKARTA – Jajaran Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, menangkap 4 orang kurir narkoba jaringan Internasional. Dari ke-4 tersangka itu, polisi berhasil menyita sebanyak 30 kilogram sabu yang diselundupkan di dashboard mobil.

Kepada awak media, Kanit I Satnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKP Arif Oktora mengatakan, barang haram tersebut diselundupkan dari Myanmar masuk ke Indonesia melalui jalur laut.

“Asal mula barang tersebut diseberangkan dari Malaysia dan kemungkinan juga berasal dari Myanmar. Jadi polanya masih sama, diseberangkan dari perairan timur Sumatera, masuk melalui Dumai,” terang Arif Oktora di Mapolres Jakarta Barat, Selasa (16/7/2019).

Penangkapan ke-4 tersangka hasil dari rangkaian pengembangan dan penyelidikan polisi yang dimulai pada Rabu 10 Juli 2019. Ke-4 tersangka yakni HA (26), AR (20), PA (49), SB (37).

Dikatakan Arif, para tersangka saat itu berjalan beriringan dengan menggunakan 2 unit mobil. Polisi yang melakukan pengejaran sempat mendapat perlawanan dari sindikat narkoba namun polisi berhasil menangkap para tersangka.

Polisi kemudian menggeledah mobil para tersangka dan diketahui bahwa sabu tersebut disembunyikan di dashboard mobil. “Dashboard-nya sudah kosong. Jadi segala isinya mulai dari AC segala macam sudah dibongkar,” ungkapnya.

Polisi saat ini sambung Arif, masih mengembangkan kasusnya untuk menangkap jaringannya yang lebih besar. Kasus ini sendiri, merupakan pengembangan dari pengungkapan 120 kilogram sabu yang dikirim dari Myanmar yang diungkap tim yang sama dibawah pimpinan, AKBP Erick Frendriz dan AKP Arif Oktora.

Sementara itu, Kapolres Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memberantas narkoba. “Sebab yang kita cermati selama ini, para pelaku kriminal itu sangat berkaitan erat dengan narkoba,” kata Hengki.

Hengki menyebut, para pelaku kejahatan yang diungkap Polres Jakarta Barat mayoritas menggunakan narkoba. Salah satunya, adalah pelaku penjambretan yang merampas kalung nenek gendong bayi di Tanjung Duren, Jakarta Barat beberapa waktu lalu.

“Nah pelaku jambret itu kenapa dia begitu berani dan tidak punya rasa takut, ternyata karena memakai narkoba,” pungkasnya. (Yon)

Comments

comments