Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Desember 14, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Kades Nagasari Ngandang, Kadis PMD dan Apdesi: Kita Serahkan ke Hukum
  • Follow Us!

Kades Nagasari Ngandang, Kadis PMD dan Apdesi: Kita Serahkan ke Hukum 

BERITA BEKASI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida prihatin atas ditahannya Kepala Desa (Kades) Nagasari Kecamatan Serangbaru, Martam Wijaya (47) oleh Kejaksaan Negri (Kejari) Kabupaten Bekasi terkait dugaan penyalahgunaan jabatan dengan meminta uang sewa Tanah Kas Desa (TKD) secara paksa ke pihak pengelola Pasar Pasir Kupang.

Dengan kejadian itu, Kepala DPMPD Kabupaten Bekasi, Ida Farida akan melakukan pembinaan kepada seluruh Kades terkait pengelolaan TKD, bertujuan agar para Kades tidak salah melangkah dalam memanfaatkan TKD yang ada.

Kepada Beritaekspres.com, Ida Farida mengatakan, kita sudah ada upaya secara preventif bagi Kades yang lain, sehingga nanti tidak salah langkah. Disatu sisi ingin memajukan desanya, tetapi secara prosedural normatifnya keliru.

“Dalam kasus Kades Nagasari ini, kami dari DPMPD tetap akan mendampingi sampai sepenuhnya proses hukum berjalan dan kami sudah melaporkan hal tersebut kepada Bupati Bekasi,” terangnya, Jumat (12/7/2019).

Jadi untuk sekarang sambungnya, kita serahkan semua kepada aparat penegak hukum, karena kasus yang sebenarnya dalam proses. Kalau memang salah harus proses hukum ditegakkan, tetapi dari kita tetap mendampingi.

“Kita juga baru dapat informasinya lalu berkoordinasi dengan Camat dan melaporkan ke pimpinan, sekarang dari kami juga ada yang ditugaskan disana untuk mengikuti perkembangannya sampai sejauh mana,” ungkapnya.

Sementara, Sekertaris Jendral (Sekjen) Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bekasi, Jaut Sarjawinata, juga turut prihatin dengan adanya kejadian penyalahgunaan yang di lakukan pihak Kades Desa Nagasari.

Dalam pengakuannya, persoalan penyalahgunaan jabatan ini menurutnya baru terjadi dan pihak Apdesi sendiri tentunya juga akan mengikuti perkembangan hukum yang saat ini sudah berjalan.

“Kita juga akan terus melakukan komunikasi dengan pihak DPMD, dalam mengikuti proses hukum atas kasus yang menimpa Martam Wijaya,” jelasnya.

Namun begitu, tambahnya, selain mengikuti perkebangan yang saat ini sedang diproses, tentunya pihaknya akan mengupayakan juga untuk pendampingan hukum.

“Bagaimanapun proses tersebut akan kita kawal tentunya oleh pihak Apdesi, dan tntunya kita juga akan komunikasi dengan berbagai pihak agar proses hukum yang berjalan kita juga mengetahuinya,” pungkasnya (De/Mul)

Comments

comments