Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, September 22, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Maksa Uang Sewa Pasar, Kades Baru Nagasari Jadi Tersangka
  • Follow Us!

Maksa Uang Sewa Pasar, Kades Baru Nagasari Jadi Tersangka 

BERITA BEKASI – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menerima pelimpahan berkas berserta tersangka Kepala Desa (Kades) Nagasari, Kecamatan Serangbaru, Martam Wijaya (42) dari Unit Kriminal Khusus Satreskrim, Polres Metro Bekasi terkait kasus penyelahgunaan wewenang, penyewaan Tanah Kas Desa (TKD), Selasa (10/7/2019).

“Iya, penyidik Polres melaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti setelah dinyatakan lengkap atau P21 yang selanjutnya akan diserahkan ke Pengadilan untuk segera disidangkan,” terang Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bekasi, Angga Dhielayaksya kepada Beritaekspres.com. Rabu (10/07/2019)

Dikatakan Angga, kasus yang menimpa Kepala Desa Nagasari, Martam Wijaya, tidak ada kaitan dengan kerugian Negara. “Tidak ada, tersangka memanfaatkan kewenagananya sebagai Kades,” ujarya.

Dasar laporan dari penyidikan Kepolisian nanti untuk proses selanjutnya, Kejari Kabupaten Bekasi akan menyiapkan administrasi untuk nanti dilimpahkan. “Selama 20 hari kedepan kami akan membuat administrasinya untuk kita segera limpahan ke Pengadilan,” ulasnya.

Untuk sementara sambung Angga, tersangka akan ditipkan sampai administrasinya lengkap. “Sementara, kita titipkan disini sampai administrasi lengkap, nanti kita bawa ke Pengadilan Tipikor Bandung,” tandasnya.

Diketahui, Kepala Desa Nagasari, Martam Wijaya baru menjabat pada 28 September 2018 sampai dengan tahun 2024. Martam, ditetapkan sebagai tersangka setelah berkas penyidikan dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri, Kabupaten Bekasi.

Dari hasil penyelidikan Polres Metro Bekasi, tersangka meminta uang sewa Tanah Kas Desa (TKD) secara paksa sebesar Rp15 juta. Sedangkan, pihak pengelola Pasar Pasir Kupang sebelumnya telah melakukan pembayaran atas sewa TKD milik Pemerintah Desa Nagasari kepada Kepala Desa lama.

Namun, tersangka Martam, selaku Kepala Desa Nagasari yang baru tetap meminta uang sewa TKD dengan memberikan jangka waktu dan akan menutup Pasar Pasir Kupang apabilah pihak pengelola Pasar tidak mengikuti kemauannya.

Atas ancaman tersangka Martam, pihak pengelola Pasar Pasir Kupang merasa ketakutan yang akhirnya menyerahkan uang sebesar Rp30 juta sesuai dengan permintaan tersangka agar Pasar tetap bisa beroperasi dan tidak ditutup. (Mul/De)

Comments

comments