Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Oktober 21, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Pansel Cawabup Bekasi Dibubarkan, 18 Kandidat Galau
  • Follow Us!

Pansel Cawabup Bekasi Dibubarkan, 18 Kandidat Galau 

BERITA BEKASI – Pantia Seleksi (Pansel) calon Wakil Bupati Bekasi dibubarkan pasca per 2 Juli jabatan Plt DPD Golkar Kabupaten Bekasi, Yoyo Yahya habis. Apakah pansel baru akan dibentuk lagi oleh Plt Golkar yang ditunjuk DPD Golkar Jabar atau dibuka pendaftaran ulang, hingga ke-18 nama Cawabup tetap mengikuti tahapan hingga kini belum ada kejelasan.

“Itu semua tergantung elit Partai Golkar dan tahapan proses selanjutnya harus dikomunikasikan dengan partai pengusung Neneng-Eka Pilkada 2017 yaitu PAN PPP, Nasdem dan Hanura. Ya harus musyawarah mufakat kalau tarik menarik terus antar kepentingan politik bisa molor hingga dewan baru dilantik,” jelas Pemerhati Pelayanan Publik Bekasi, Didit Susilo kepada Beritaekspres.com, Selasa (9/7/2019)

Menurutnya, hiruk pikuk helatan Cawabup yang membuat suhu politik memanas dan beberapa tokoh publik sudah terlibat dukung mendukung secara terang terangan tidak boleh membuat esensi mencari pemimpin yang bersih dan berani justru hilang.

Karena sambung Didit, problematika Kabupaten Bekasi yang sempat tersandera Mega kasus korupsi malah sulit bangkit. Untuk itu, Pansel yang akan datang dalam menentukan kriteria Cawabup tidak berpatokan ‘isi tas’ namun harus melihat integritas, elektabilitas penerimaan publik dan kredibilitasnya.

Ditegaskannya, dari beredarnya 18 nama yang mendaftar Cawabup, sangat sulit memilih dua kandidat terbaik karena kriteria ukurannya tidak jelas.

“Ini area politik dimana kepentingan politik khususnya elit Partai Golkar sangat kental. Dalam politik sangat dinamis dan tergantung arah politik,” ungkapnya.

Sesuai dengan aturan yang ada Cawabup menjadi hak mutlak Parpol pengusung Pilkada pasangan Neneng-Eka. Parpol diluar pengusung pasti akan ikut bermain karena menjadi penentu kemenangan antar 2 Cawabup yang ajukan untuk dipilih anggota DPRD.

“Dalam kontestasi 18 Cawabup yang berebut rekomendasi ada tiga unsur yang akan sengit bersaing yaitu unsur Parpol pengusung, pejabat birokrat/ASN dan unsur pengusaha/professional,” pungkasnya. (Mul)

Comments

comments