Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juli 21, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Ayu Lahir Dari Rahim Budayawan, Bukan Dari Partai Politik
  • Follow Us!

Ayu Lahir Dari Rahim Budayawan, Bukan Dari Partai Politik 

BERITA BEKASI – Wanita cantik bakal Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bekasi dari jalur professional, Ayu Dwi Bestary asal Pasir Gombong Cikarang Utara, menggelar silahturharmi dengan para Tokoh Muda dan Tokoh Budayawan Kabupaten Bekasi yang berlangsng di Grand Wisata, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019).

Dalam kesempatan itu, Ayu Dwi Bestary kembali mendapatkan wejangan dari para tokoh agar dapat mengangkat harkat, martabat marwah Kabupaten Bekasi pasca seorang pigur pemimpin dari kalangan wanita ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam kasus suap perizinan Mega Proyek Meikarta.

Wejangan itu, salah satunya datang dari Tokoh dan Budayawan Bekasi, H. Komarudin Ibnu Mikam (47) sekaligus Penasehat dan Tim Pemenangan, Ayu Dwi Bestary, untuk dapat duduk mendapingi Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja.

Perlu diketahui sambung H. Komar, ketika pertama kali nama Ayu Dwi Bestary muncul di Komunitas Budaya Poesaka Noesantara, sudah sangat jelas bahwa Ayu lahir dari rahim dikalangan budaya, bukan dari rahim dikalangan Politik.

Posisi Ayu sendiri lanjut H. Komar, merupakan Asisten Direktur PT. Hazzel Karya Makmur HKM) yang berkantor pusat di Surabaya, Jawa Timur yang memiliki Kantor Cabang di Thamrin DKI Jakarta.

“Jadi, ketika Ayu maju mendaftar ke DPD Partai Golkar untuk mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati Bekasi itu namanya profesional bukan menggunakan kendaraan Partai,” jelasnya.

Diungkapkan, H. Komar, karena Ayu lahir dari Kalangan Budaya, bukan dari kalangan rahim politik, maka kami ingin Ayu Dwi Berstary bisa mengangkat harkat martabat dan marwah Kabupaten Bekasi.

“Apalagi, kita melihat duka lara seorang pigur pemimpin wanita yang belum lama dicokok KPK, karena terjerat kasus terima suap dari pengusaha,” ungkapnya.

Kami ingin Ayu menjadi Wakil Bupati Bekasi untuk melanjutkan program Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi yang sedang berjalan. Ayu sebagai pelipurlara yaitu sebuah obat bagi warga Bekasi pasca kasus suap Meikarta yang membelit mantan Bupati Bekasi belum lama ini.

“Apalagi, Ayu masih muda murni, bersih dan juga sangat cocok untuk mendapingi Bupati Bekasi, Eka Supria Atmaja dalam menjalankan roda pemerintahan yang siap mencurahkan tenaga dan fikirannya untuk warga Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.

Ditambahkan, H. Komar, Ayu Dwi Bestary, wanita muda yang memiliki sifat ke ibuan sangat tepat untuk memberikan energi positif agar Bekasi tampil lebih baik lagi kedepan.

“Kita, sudah cape dengan prilaku pejabat yang kurang baik dengan rekam jejak yang buruk. Maka, dengan munculnya Ayu Dwi Bestary untuk mengisi kekosongan jabatan Wakil Bupati Bekasi menjadi sebuah obat atas sejarah masa lalu dan masa depan agar Kabupaten Bekasi lebih Baik lagi,” pungkasnya. (De/Mul)

Comments

comments