Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juli 21, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Hati-Hati Akun Facebook Lowongan Kerja Jadikan Pelamar PSK
  • Follow Us!

Hati-Hati Akun Facebook Lowongan Kerja Jadikan Pelamar PSK 

BERITA RIAU – Praktik prositusi perdagangan manusia (human trafficking) dengan memanfaatkan jejaring Media Sosial kini mulai merambah ke Kota Pekanbaru, Riau, tidak lain dengan mengiming-imingi pekerjaan padahal sebenarnya menjebak para wanita-wanita menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK) baru.

Seperti dilakukan pemilik akun facebook “Sultan Alek Mataniari” yang disinyalir mucikari dengan modus lowongan pekerjaan menjadi Sekretaris yang buntutnya disuruh menjual diri dengan senby di sebuah hotel untuk menjadi Pekerja Seks Komersial (PSK).

Hal itu terungkap, setelah korban, Aci Nona Jepang melalui akun facebook menuliskan bahwa, dirinya melamar pekerjaan sebagai Sekretaris. Begitu dihubungi, betapa kagetnya, ketika dirinya ternyata ditawarkan menjadi PSK.

“Saya kira beneran jadi Sekretaris, ngak tahunya, saya disuruh jual diri. Tolong, pak polisi yang baik hati, tolong tangkap pak orang ini, sebelum banyak korban lagi,” tulis Aci dalam postingannya, Senin (24/6/2019).

Dalam salah satu postingan obrolan via whatsapp, Alek menawarkan korban untuk stay di hotel alias jual diri dengan upah sebesar Rp1 juta sekali kecan atau ML.

Ironisnya, upaya korban menolak dan memposting hasil obrolan chat whatsaap untuk mengungkap kejahatan mucikari mendapatkan ancaman keras.

“Lebih baik kau hapus itu postingan dari pada nanti saya cari kamu. Ingat, saya ngak pernah maksa anda. mengerti anda?,” tulis mucikari melalui via SMS.

Dari penulusuran awak media, saat tersambung dengan mucikari melalui via whatsaap terkesan berkilah tidak mengakui perbuatanya dan langsung melakukan pemblokiran pada awak media, Rabu (26/6/2019).

Hasil investgasi, awak media kembali menemukan korban lainnya yang tidak ingin disebutkan namanya dengan membeberkan bahwa korban pernah di tawarkan kerja dan di paksa menjual diri hingga ditodong senjata.

“Emang, pertama saya ditawari kerja dulu…eh ngak tahunya saya dijual, trus saya kabur diam-diam sama cowok saya. Sebaliknya, cowok saya difitnah yang ngak-ngak. Saya pernah ditodong senjata sama orang suruhannya,” tulis korban melalui via whatsapp.

Dikatakan sumber, sang mucikari mencari korbannya melalui akun facebook lain dengan memposting lowongan kerja. “Intinya dia pakai akun cewek posting lowongan kerja. Setelah di inbox dia nanti suruh chat whatsapp atau inbox ke akun pribadi mulailah menawarkan kerjaan itu,” pungkasnya. (CR-2)

Comments

comments