Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Pojok Kasus » Kejati Jabar Tetapkan AMOL Cabang BRI Tambun Tersangka
  • Follow Us!

Kejati Jabar Tetapkan AMOL Cabang BRI Tambun Tersangka 

BERITA JAKARTA – Penyidik Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat, tetapkan tersangka ET, Asisten Manager Operasional dan Layanan (AMOL) Kantor Cabang BRI Tambun Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/6/2019).

Kepada Beritaekspres.com, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkm) Mukri mengatakan, ET, diduga melakukan perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan wewenang dalam kurun waktu antara Agustus 2018- Januari 2019 yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp12 miliar.

“ET ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan surat perintah penyidikan Kepala Kejati Jabar dan dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Kebon Waru, Bandung, Jawa Barat selama 20 hari ke depan,” terang Mukri.

Dalam dugaan korupsi itu sambung Mukri, ET harus bertanggung jawab untuk beberapa hal diantaranya, penyalahgunaan Kas Induk di Kantor Cabang BRI Tambun sebesar Rp1,4 miliar, penyalahgunaan rekening rupa-rupa aktiva valas sebesar Rp8 miliar.

Selain itu lanjut Mukri, penyalahgunaan tiga rekening deposito nasabah sebesar Rp,3,5 miliar serta ditemukan saldo menggantung pada rekening persekot intern perantara money changer rupiah sebesar Rp54 juta, sehingga total keseluruhan Kerugian BRI sebesar Rp13 miliar.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan penyidik Pidsus Kejati Jabar, tersangka ET telah mengembalikan uang sebesar Rp.1,7 miliar, sehingga sisa kerugian keuangan negara cq BRI yang belum dikembalikan sebesar Rp12 miliar,” tandas Mukri.

Tersangka ET, disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo. Pasal 8 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah dirubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP. (Bambang)

Comments

comments