Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Pojok Kasus » Dugaan Korupsi Proyek Multiyears Karimun Dilaporkan ke Kejari
  • Follow Us!

Dugaan Korupsi Proyek Multiyears Karimun Dilaporkan ke Kejari 

BERITA KARIMUN – Pengiat anti korupsi Karimun Edy SP membenarkan adanya rencana Karang Taruna Desa Rawa Jaya, Kecamatan Moro, Pulau Sugi, Kabupaten Karimun yang ingin melaporkan secara resmi kepihak penegak hukum terkait adanya dugaan korupsi proyek pembangunan jalan penghubung tiga Desa di wilayahnya.

Dikatakan Edy, niat pelaporan oleh Karang Taruna setempat itu muncul setelah sempat berdialog interaktif antar warga se-Pulau Sugi dengan Bupati Karimun, Zulkipli Jais Ahmad pada Kamis 20 Juni 2019 lalu.

“Dalam dialog antar warga itulah, mereka sudah menyampaikan keganjilan dalam pembangunan proyek jalan kepada Bupati, mulai dari gorong-gorong yang terbuat dari drum kaleng hingga ketebalan aspal yang hanya 5 CM. Jawaban Bupati, baru Insya Allah tanpa adanya perkembangan,” terang Edy kepada Beritaekspres.com, Minggu (23/6/2019).

Pasalnya, sambung Edy, dengan ketebalan jalan 5 CM itu kini kondisi jalan penghubung tiga Desa yang bertujuan untuk meningkatkan lintas perekonomian masyarakat sudah amblas dalam keadaan yang memprihatinkan. Oleh karena itu, Karang Taruna setempat akan membawa persoalan ini ke Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat.

“Kalau kita lihat fakta lapangan, terlalu berani pihak ke-3 sebagai pihak kontraktor dan Pemerintah Kabupaten Karimun selaku pemilik proyek yang menggunakan anggaran pemerintah dengan nilai miliaran yang notabene uang rakyat untuk kualitas pekerjaan seperti ini,” ungkap Edy yang diminta sebagai penamping Karang Taruna dalam pelaporan yang rencannya besok, Senin 24 Juni 2019.

Dijelaskan Edy, proyek jalan tersebut mulai dibangun sejak tahun 2015 hingga sekarang yang bersifat multiyear. Kini, bukan hanya jalannya yang amblas bahkan ada satu gorong-gorong pun ikut amblas, karna terbuat dari drum kaleng bukan gorong-gorong yang standar atau umum digunakan dalam proyek-proyek pemerintah.   

“Harapan kita, pihak Kejaksaan jangan sampai masuk angin dengan adanya laporan warga terkait dugaan korupsi pada proyek infrasetruktur pemerintah tersebut. Sebab, jika terbukti maka semua pihak terkait khususnya pada pihak ke-3 bakal berujung pidana, Jangan main-main dengan pengelolaan uang rakyat,” tegas Edy.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pemerintah Kabupaten Karimun, Zulfan, belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut rencana adanya pelaporan dari Karang Taruna setempat terkait proyek infrasetruktur yang dibawah pengawasannya tersebut. (Rahman)

Comments

comments