Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juni 16, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Dengan PTSP, Kejati Jateng Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi
  • Follow Us!

Dengan PTSP, Kejati Jateng Wujudkan Wilayah Bebas Korupsi 

BERITA SEMARANG – Guna mewujudkan wilayah bebas korupsi (WBK), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah melaunching Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) untuk memfasilitasi jika ada masyarakat yang ingin melapor atau mengadu ke Kejati.

Masyarakat yang mendatangi PTSP akan disambut dan dilayani dengan ramah, mulai dari masuk kantor, mengambil nomor antrian, hingga dipanggil petugas, dan menyampaikan keperluannya, semua akan dilayani dengan baik.  

Kajati Jawa Tengah, Sadiman menyampaikan, dengan PTSP petugas akan melayani masyarakat dengan ramah, apa yang disampaikan masyarakat akan diterima dan ditindaklanjuti.

“PTSP sebenarnya sudah dimulai tahun lalu, namun belum secara resmi dilaunchingkan. Untuk itu hari ini kita resmikan,” ujar Sadiman di Kejati Jawa Tengah, Jumat (31/5/2019).

Dikatakan, jika nanti PTPS sudah berjalan, dan tidak ada korupsi, semua pelayanan akan dibebaskan dari segala bea. “Apabila PTSP sudah berjalan, sudah tidak ada korupsi pelayanan akan bebas bea,” tandasnya.

Sadiman menyatakan, jika ada masyarakat yang ingin bertemu dengan jaksa, atau siapapun dipersilahkan melalui PTSP yang selalu siap melayani masyarakat.

“Kami yang melayani, masyarakat tidak perlu nyari-nyari ke ruangan jaksa atau lainnya. Silahkan datang melalui PTSP, semuanya akan dilayani dengan baik,” tuturnya.

Dengan adanya PTSP ditargetkan Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bisa mewujudkan WBK untuk menuju wilayah birokrasi bersih melayani. “Mungkin yang dulunya ada kesulitan penanganan perkara, atau jaksa sulit ditemui, melalui PTSP semua akan dimudahkan,” terang Sadiman.

Menurutnya, dalam tahun ini ada 6 wilayah yang diajukan dalam penilaian WBK, antara lain, Kota Semarang, Surakarta, Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Demak, dan Brebes yang akan dimulai pertengahan Juni mendatang. (Nining)

Biro Semarang

Comments

comments