Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juni 16, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Jelang Operasi Perbatasan, Pangdam Cek Kesiapan Pasukan
  • Follow Us!

Jelang Operasi Perbatasan, Pangdam Cek Kesiapan Pasukan 

BERITA PURBALINGGA – Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi melakukan pengecekan kesiapan Yonif 406 Chandra Kusuma dalam rangka menghadapi tugas Operasi Pengamanan Perbatasan, di Lapangan Yonif 406 CK Purbalingga, Rabu (15/5/2019). 

Pada kesempatan tersebut, Pangdam didampingi Irdam, Danrem 071/WK, Staf Ahli, para Asisten dan Kabalak, serta Danbrigif mengecek kesiapan personel, material dan perlengkapan lainnya.

Pangdam menegaskan, pengecekan kesiapan operasional ini untuk mengetahui kekuatan dan kesiapsiagaan satuan yang mencakup semua elemen, baik kesiapan prajurit, alutsista, maupun unsur pendukung lainnya. 

Dihadapan prajurit, Pangdam meminta agar seluruh prajurit Yonif 406 CK senantiasa menunjukkan profesionalisme-nya. “Setiap saat harus siap bergerak dengan sigap dan cepat sesuai perintah Komando Atas,” tegasnya..

Menurut Pangdam, permasalahan yang perlu mendapat perhatian khusus diantaranya pelanggaran lintas batas, illegal trafficking, illegal logging, penyelundupan narkoba dan senjata, serta gangguan keamanan dari Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB). 

Terkait hal tersebut Pangdam meminta kepada seluruh prajurit untuk selalu mengikuti perkembangan situasi di daerah penugasan dan melaksanakan koordinasi secara intensif dengan satuan penugasan saat ini.

“Kenali wilayah penugasan dengan baik. Pahami tugas pokok dan tugas-tugas lain untuk mendukung tugas pokok. Dan yang tak kalah penting, baik-baik dengan rakyat”, tandas Pangdam.

Khusus kepada unsur Komandan, Pangdam meminta untuk dapat memposisikan diri secara tepat di tengah anak buahnya. “Kenali betul anak buah dan sesama rekan, berikan contoh teladan yang baik kepada anggota,” ungkapnya.

Para Komandan juga harus memahami situasi kondisi dan budaya, adat istiadat di daerah operasi, serta junjung tinggi disiplin dan loyalitas dalam pelaksanaan tugas.

Kepada anggota yang belum diberikan kesempatan untuk ikut melaksanakan penugasan, Pangdam meminta untuk tetap membantu rekan-rekannya dengan menjaga satuan ini dengan baik. 

“Kakorum agar mengendalikan anggota dan keluarga yang ditinggal. Pastikan keluarga yang ditinggal aman, sejahtera dan tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan, lakukan pembinaan secara intensif dan pengawasan yang lebih ketat,” ujarnya.

Karena prajurit Korum merupakan pagar yang harus ikut menjamin keamanan bagi keluarga yang ditinggal di satuan. (Nining)

 

Biro Semarang

Comments

comments