Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Oktober 22, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Gereja Katolik Sungai Lawak Sekadau Kalbar Diresmikan
  • Follow Us!

Gereja Katolik Sungai Lawak Sekadau Kalbar Diresmikan 

BERITA SEKADAU – Bupati Sekadau, Rupinus didampingi Wakil Bupati Sekadau, Aloysius dan Isteri, Ny. Vixtima Heri Supriyanti, Uskup Keuskupan Sanggau Mgr, Yulius Mencucini CP, Minggu pekan lalu 12 Mei 2019 meresmikan penggunaan Gereja Katolik Santo Yoseph Stasi Sungai Lawak, Kecamatan Nanga Taman, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). 

Sejumlah kepala SKPD dilingkungan Pemerintah Kabupaten Sekadau hadir mendampingi Bupati dan Wakil Bupati, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Afronius Akim Sehan, Kepala Dinas Pemuda Olahrga, Kebudayaan dan Pariwisata Paulus Misi, Kepala BPKAD F. Iwan Karantika, Kadis Kesehatan Emanuel, Kadis Pertanian Sandae, Sekretaris Dinas Perkim Matius Jhon.

Selain itu, turut hadir, dalam acara peresmian, Ketua DPRD Kabupaten Sekadau Albertinus Pinus, Anggota DPRD dapil dua Aron dan Yohanes Ayub, tokoh masyarakat, para pastor, frater, bruder.

Kedatangan rombongan Bupati Sekadau dan Uskup Keuskupan Sanggau di Sungai Lawak disambut meriah oleh umat Katolik Stasi Sungai Lawak yang berjumlah kurang lebih 166 Kepala Keluarga (KK). Iring-iringan tarian adat dayak menambah semaraknya acara peresmian dan pemberkatan Gereja Katolik Santo Yoseph Sungai Lawak.

Pada kesempatan itu, Bupati Sekadau Rupinus didaulatkan memancong buluh muda dan injak telur sebagai wujud penghormatan umat Katolik kepada tamu agung.

Bupati Rupinus didaulatkan untuk membuka tirai papan nama tanda diresmikannya Gereja Katolik Tapang Sepati dan penggunting pita Gereja dilakukukan Ketua GOW Kabupaten Sekadau Ny. Vixtima Heri Supriyanti Aloysius.

Ketua panitia pembangunan Gereja Katolik Santo Yosep Sungai Lawak Krisantus Abot dalam laporannya mengatakan, ukuran luas Gereja Katolik Santo Yosep Stasi Sungai Lawak 20 lebar x 11 Panjang.

Menurut Abot, anggaran yang dibutuhkan untuk pembangunan gereja ini kurang lebih Rp511 juta. Adapun sumber dana berasal dari swadaya umat Stasi Sungai lawak sebesar Rp219.100.000, Pemerintah Kabupaten Sekadau Rp225.000.000, Paroki Nanga Mahap sebesar Rp12 juta, Keuskupan Rp 22 Juta dan sisanya dari para donatur. 

“Banyak terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Daerah kabupaten Sekadau, para donatur dan umat Katolik Stasi Sungai lawak,” ujarnya.

Bupati Sekadau, Rupinus mengatakan, Pemerintah Kabupaten Sekadau mendukung pembangunan tempat ibdah di Kabupaten Sekadau seperti Gereja, Masjid dan rumah ibadah lainnya. “Kita mendukung dan menyambut baik pembangunan tempat ibadah di Kabupaten Sekadau,” papar Bupati. 

Bupati berpesan, supaya Gedung Gereja Katolik yang baru saja diresmikan dan diberkati oleh Uskup Keuskupan Sanggau ini, dipelihara dan dirawat dengan baik dan sungguh sungguh karena membangun itu gampang tetapi merawatnya susah.

“Untuk itu diperlukan kekompakan dan kebersamaan umat dalam menjaga dan merawat bangunan gereja yang menjadi kebanggaan umat Katolik di Stasi Sungai Lawak,” pungkasnya. (Hms/As)

Biro Kalimantan Barat 

Comments

comments