Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juni 16, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Datangi KPK, Amin Fauzi Bongkar Dagang Jabatan di Pemkab Bekasi
  • Follow Us!

Datangi KPK, Amin Fauzi Bongkar Dagang Jabatan di Pemkab Bekasi 

BERITA BEKASI – Tokoh Bekasi, Amin Fauzi menegaskan, gratifikasi dan suap dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat, sudah tidak bisa lagi ditutupi. Hal itu diungkapkan Amin Fauzi pasca dirinya melakukan komunikasi dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Kasus yang mendera Pemerintahan Kabupaten Bekasi dengan gratifikasi Meikarta, akan menjalar terhadap kasus suap lainnya yang ada selama kepemimpinan Neneng Hasanah Yasin,” tegasnya kepada Beritaekspres.com, Rabu (15/5/2019).

Dikatakan Amin, KPK bakal menuntaskan kasus yang ada dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi satu persatu. Beberapa bocoran, seperti mutasi jabatan dikalangan birokrat Apatur Sipil Negara (ASN) dan sebagainya.

“Kasus suap telah menggurita. Nih, bocoran yah, terkait mutasi jabatan nanti Meikarta selesai bakal masuk yang berkaitan dengan jual beli jabatan,” ulasnya Amin.

Sebab lanjut Amin, ada beberapa pengakuan yang saya lihat dan saya dengar langsung penerimaan uang di sekitar kenaikan pangkat, jabatan mutasi. Ini hampir semua merata dan angkanya cukup signifikan,” ulasnya lagi.

Selain itu, Amin juga mengungkap persoalan Bupati Bekasi non aktif Neneng Hasanah Yasin (NHY) diduga meminta pungutan terhadap proyek infrastruktur yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Paska itu akan masuk lagi persoalan proyek infrastruktur, bagaimana kita sudah melihat apa yang terjadi di Dinas ini. Ada pungutan seorang Bupati tentang persentase di semua dinas ini akan di urai juga,” pungkasnya. (Mul)

Comments

comments