Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Juni 16, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Group ISPI Kabulkan Lahan Musholla Warga Cluster De Valley
  • Follow Us!

Group ISPI Kabulkan Lahan Musholla Warga Cluster De Valley 

BERITA BEKASI – Ratusan warga Perumahan Cluster De Valley, Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan mendapatkan keinginan mereka untuk memiliki sarana tempat ibadah yang sudah disepakati pihak pengembang ISPI Group. Warga pun, mengelar syukuran segaligus santunan kepada anak yatim.

Turut hadir Perwakilan Grup ISPI, Budiyanto, Camat Cikarang Selatan Sofyan Hadi, Kepala Desa Ciantra, Inta Sasmita, Kanit Binmas Kepolisian Sektor Cikarang Selatan Iptu Kliwon, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Sebelumnya, pihak ISPI belum bisa memberikan lokasi lahan untuk mewujudkan keinginan warga untuk memiliki sarana tempat ibadah bagi warga Perumahan Cluster De Valley dengan alasan bahwa lokasi lahan yang ada hanya untuk ruang terbuka hijau dan tidak boleh mendirikan bangunan.

“Alhamdulillah, sekarang pihak ISPI sudah menjawab dan bersedia menyiapkan keinginan warga untuk memiliki sarana tempat ibadah,” kata Ketua RT02/RW06 Cluster De Valley, Bram Ananthaku kepada Beritaekspres.com, Minggu (12/5/2019).

Bram menjelaskan, kenapa ajuan keinginan warga setempat tidak langsung disepakati pihak ISPI untuk memiliki sarana tempat ibadah, karena ada prosedural yang belum dilalui. Nah, sekarang prosedural itu sudah dilalui, sehingga pihak ISPI sepakat menyediakan lahan ditengah-tengah pemukiman warga untuk didirikan Musholla.

“Memang ada kekurangan prosedural yang harus ditempuh sebelumnya dalam pengajuan dan permohonan, tapi untungnya pihak ISPI memaklumi hal itu, sehingga sekarang sudah terwujud. Nama Musholla nanti Musholla Al- Baari dengan dana swadaya warga,” ungkap Bram.

Lokasi lahan sambung Bram, yang sudah disiapkan pihak Pengembang ISPI, sudah cukup untuk mengakomodir kebutuhan sarana tempat ibadah bagi 120 Kepala Kepala (KK) yang ada di Cluster De Valley yang 85 persen diantaranya beragama Islam.

“Dengan begini, kita warga Cluster De Valley tentunya siap membangun tempat ibadah di lahan yang sudah disediakan dengan tidak melanggar estetika dan konsep hunian yang ada yakni hunian yang asri,” imbuhnya.

Ditempat yang sama, Camat Cikarang Selatan, Sopyan Hadi menuturkan sarana tempat ibadah sudah sepatutnya disediakan pihak pengembang setelah serah terimakan kepada Pemerintah Daerah dalam rangka pemenuhan Prasarana, Sarana Dan Utilitas (PSU).

“Makanya, harapan saya ketika sudah ditunjuk lokasi lahannya, Pemda dalam hal ini, Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan juga harus segera menyiapkan rekomendasi permohonan dari pihak ISPI,” katanya.

Pihaknya pun berharap, kedepannya pihak pengembang tidak hanya sekedar menyediakan lahan untuk Musholla, tetapi juga dapat menyediakan lahan untuk Masjid di lokasi yang startegis dan membangunnya.

“Saya mah pengennya Masjid Agung, Masjid yang besar jadi masyarakat juga jadi lebih dekat hubungan emosioanalnya, karena kalau disini dibangun Mushola terus disana dibangun Mushola juga kan jadinya pisah-pisah. Kalau saya pribadi sih ya pengennya semua terkoneksi,” tandasnya.

Sebelumnya, lantaran belum adanya sarana tempat ibadah, ratusan warga di Perumahan Cluster De Valley terpaksa mendirikan tempat ibadah ala kadarnya di bulan Suci Ramadhan. Tempat ibadah sementara yang dibangun menggunakan baja ringan itu didirikan warga ditengah jalan pemukiman Perumahan. (Mul)

Comments

comments