Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Februari 22, 2020
Halaman Home » Berita Lain » Penghubung KY Jateng Pantau Persidangan Tindak Pidana Pemilu
  • Follow Us!

Penghubung KY Jateng Pantau Persidangan Tindak Pidana Pemilu 

BERITA SEMARANG – Digelarnya sidang di Pengadilan Negeri Sukoharjo atas kasus dugaan pelanggaran kampanye di tempat ibadah dan politik uang yang dilakukan terdakwa caleg DPR RI, NR menjadi sorotan Komisi Yudisial (KY), hingga KY menerjunkan tim untuk memantau proses persidangan tersebut.

Agenda sidang yang diketuai Hakim Indriani dan dua anggota Majelis Hakim, Erni Kusumawati dan Sunardi tersebut memasuki pemeriksaan ahli.

Diketahui kasus tersebut merupakan kasus pelanggaran Pemilu pertama di Sukoharjo yang sampai ke meja hijau. NR, dijerat dengan Undang-undang Pemilu Pasal 521 Jo Pasal 280 Ayat 1 huruf h dan UURI Nomor 7 dengan ancaman kurungan paling lama 2 tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta.

Muhammad Farhan, selaku Plt. Koordinator Penghubung KY Jateng mengatakan, Komisi Yudisial ikut berpartisipasi dalam mensukseskan Pemilu 2019 dengan membentuk Desk Pemilu. Satuan tugas tersebut akan melakukan pemantauan persidangan perkara Pemilu di pengadilan, pengawasan hakim yang menangani perkara Pemilu, serta mengambil langkah advokasi terhadap hakim yang direndahkan keluhuran martabatnya selama menjalankan tugas dalam menangani perkara Pemilu.

“Pembentukan Desk Pemilu ini merupakan wujud komitmen KY dalam mendorong terwujudnya Pemilu 2019 yang bersih dan adil,” ujarnya di Semarang, Senin (6/5/2019).

Menurutnya, pelaksanaan Pemilu 2019 berpotensi memunculkan sengketa pelanggaran administratif Pemilu yang diselesaikan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara, sementara pelanggaran tindak pidana Pemilu diselesaikan di Pengadilan Umum.

“Desk Pemilu merupakan upaya KY mendorong konsepsi keadilan Pemilu atau electoral justice yang menyaratkan penyelesaian Pemilu benar-benar menjamin perlindungan terhadap hak-hak Pemilu dan hak warga negara. Diharapkan dalam pelaksanaan Pemilu ini dilakukan secara bersih dan adil,” pungkasnya. (Nining)

 

Biro Semarang

 

Comments

comments