Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Selasa, Februari 18, 2020
Halaman Home » Bekasi Kota » Petugas Pemilu Gugur di Kota Bekasi Bertambah
  • Follow Us!

Petugas Pemilu Gugur di Kota Bekasi Bertambah 

BERITA BEKASI – Setelah empat orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kota Bekasi meninggal akibat kelelahan kini menyusul Abdul Rohim (40) Petugas KPPS 042, Kelurahan Jati Bening, Kecamatan Pondok Gede juga tutup usia setelah menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Pondok Gede yang sempat dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibitung Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Petugas KPPS di Kota Bekasi yang tutup usia pasca Pemilu bertambah. Hingga saat ini total sudah ada 5 petugas KPPS yang meninggal dunia.

Kepada Beritaekspres.com, Aditya (21) anak korban di kediamannya di Jalan Pangrango, RT01/RW04, Jatibening, Pondok Gede, Kota Bekasi mengungkapkan, saat hari pencoblosan ayahnya sudah merasakan sakit dibagian kaki dan sempat pulang lebih dulu.

“Pas hari H, ayah kerja nggak sampai full dari pagi sampai maghrib izin pulang sama Ketua KPPS, karena kakinya udah lemas,” ungkap Adit, Kamis (25/4/2019). 

Dikatakan Adit ayahnya belakangan memang sibuk mengikuti rapat petugas KPPS hingga larut malam. Sang Ayah pun pernah mengeluh bahwa badannya merasa lemah usai pencoblosan dan kondisinya kian memburuk, sehingga kemudian dilarikan ke rumah sakit.

“Ke-esokannya, pas Jumat itu kita bawa ke IGD RS Pondok Gede. Diagnosa dokter itu jantungnya lemah, pas masuk ICU itu dirujuk ke RSUD Cibitung dan pada saat itu kondisi kaki dan perut ayahnya bengkak dan dinyatakan meninggal pada Rabu (24/4/2019) pukul 15.30 WIB dan telah dimakamkan di pemakaman keluarga, Jatibening, Kota Bekasi,” pungkasnya. (De/Mul)

Comments

comments