Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Juni 27, 2019
Halaman Home » Megapolitan » Anggota DPR Komisi VIII: Pileg dan Pilpres Perlu Dipisahkan Kembali
  • Follow Us!

Anggota DPR Komisi VIII: Pileg dan Pilpres Perlu Dipisahkan Kembali 

BERITA JAKARTA – Anggota DPR RI Komisi VIII, Ace Hasan Syadzily mengungkapkan, penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 perlu dievaluasi. Ace, berpendapat Pemilu Legislatif (Pileg) dan Eksekutif (Pilpres) mendatang harusnya dipisahkan kembali.

“Perlu ada evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu serentak. Terutama saya kira membedakan antara ranah Eksekutif dan Legislatif,” kata Ace, Selasa (23/4/2019).

Pernyataan itu dilontarkan Ace lantaran banyak petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia dan mengalami sakit akibat tugas yang terlalu berat pada Pemilu kali ini.

Ace menilai, penyelenggaraan Pemilu Pilpres dan Pileg yang dilaksanakan bersamaan membuat beban kerja petugas KPPS makin bertambah berat.

“Kita harus hargai petugas KPPS yang (bekerja) hingga meninggal, mereka berjuang demi tegaknya demokrasi Indonesia,” kata dia.

Ketua DPP Partai Golkar itu menyebut proses demokratisasi di Indonesia saat ini masih mengalami perbaikan secara terus menerus dan masih terdapat trial and error dalam pelaksanaannya.

Oleh karena itu, ia menyatakan sudah sepatutnya dilakukan pengkajian yang mendalam oleh pemerintah dan DPR terkait proses Pemilu serentak tahun ini.

“Saya kira proses demokrasi Indonesia saat ini selalu mengalami trial and error. Saya kira diperlukan kajian mendalam terkait dengan proses Pemilu yang sekarang,” ulas dia.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyampaikan hingga kini sudah ada 91 petugas KPPS yang meninggal dunia dan 374 orang mengalami sakit dalam tugas Pemilu 2019. (Stave)

Comments

comments