Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Desember 12, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Diputuskan Pailit, PATRON Karimun Desak Hentikan Aktifitas PT. WAS
  • Follow Us!

Diputuskan Pailit, PATRON Karimun Desak Hentikan Aktifitas PT. WAS 

BERITA KARIMUN – Pertemuan antara PT. Lautan Lintas Indonesia (LLI) dengan Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas 1 Tanjung Balai Karimun, berlangsung alot. Pasalnya, pihak KSOP tetap bersikeras dengan surat keputusan kurator Niaga Medan Sumatera Utara yang telah melegalkan PT. Wijaya Arta Siping (WAS) untuk melakukan aktifitas.

Dalam mediasi, Kepala Bidang Lalu Lintas Laut (Kabid-LALA) Marganda menegaskan, kepada pihak PT. LLI dan Ormas Patriot Nasional (PATRON) Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau sebagai pendamping PT. LLI menyatakan, siap menghentikan kegiatan operasional dan akan berkoordinasi dengan kurator mengenai penetapan putusan tersebut.

“Dalam waktu dekat, kita segera akan menyurati kurator untuk dapat bersama–sama kita menyelesaikan permasalahan ini,” katanya dalam mediasi yang dihadiri, Kapolsek KKP dan Intelkam Polres Karimun tersebut.

Informasi apapun lanjut Marganda yang dibutuhkan pasti akan dilayani. Terlebih lagi yang menyangkut kepenting masyarakat. “Saya juga baru menjabat ditahun 2019 dan semoga persoalan ini dapat kita selesaikan dengan baik,” tandasnya.

Sementara itu, Tim Kuasa Hukum PT. LLI dan PT. BKM, Ahmad Muhajir meminta kepada pihak KSOP tetap konsisten dalam menjalankan putusan Pengadilan Niaga Medan Sumatera Utara yang telah mengeluarkan surat keputusan Pailit terhadap PT. Penaga Timur.

“Pihak KSOP Karimun harus konsisten dengan keputusan Pengadilan Niaga, karena itu merupakan keputusan hukum yang harus dilaksanakan demi terciptanya kepastian hukum di negeri ini,” tegas Ahmad Muhajir yang juga menjabat Bidang Penegakkan Hukum dan HAM Ormas PATRON Karimun ini, Jumat (29/3/2019).

Dalam penetapan itu sambung Ahmad Muhajir, sudah jelas tertera point-point keputusan memerintahkan KSOP Kabupaten Tanjung Balai Karimun untuk menghentikan segala kegiatan keagenan yang menggunakan fasilitas PT. Penaga Timur yang telah Pailit.

“Poin-poin dalam keputusan Pengadilan Niaga Medan itu sudah jelas menghentikan segala kegiatan keagenan yang menggunakan fasilitas PT. Penaga Timur, karena perusahaan tersebut sudah Pailit,” tutupnya.

Ditambahkan Ketua PATRON Karimun, Andi Acok mengatakan, pihak KSOP agar bisa secepatnya menyelesaikan permasalahan dengan baik dan jangan sampai ada kegaduhan ditengah masyarakat. Sebab, PT. LLI dan PT. WAS sama-sama memiliki hak untuk menjalankan aktifitas pelayaran.

“Demi kepentingan masyarakat banyak persoalan ini harus segera diselesaikan agar PT. LLI bisa berlayar kembali seperti semula. Kalo PT. LLI dihentikan PT.WAS juga harus dihentikan, karena sama-sama melanggar putusan Pailid,” pungkasnya. (Yani)

Comments

comments