Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Oktober 23, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Askiman Buka Acara Kebudayaan dan AMIDA di Sintang Kalbar
  • Follow Us!

Askiman Buka Acara Kebudayaan dan AMIDA di Sintang Kalbar 

BERITA SINTANG – Wakil Bupati Sintang, Askiman membuka dua kegiatan budaya di Gedung Pancasila Sintang. Kegiatan pertama, sosialisai budaya sensor mandiri di Kabupaten Sintang dan pelantikan pengurus Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA), Kalimantan periode 2019-2024, Kamis (21/3/2019). 

Kegiatan sosialisasi budaya bekerja sama dengan Lembaga Sensor Film Republic Indonesia dengan mengusung tema “Masyarakat Sensor Mandiri, Wujud Kepribadian Bangsa”.

Kegiatan pelantikan pengurus AMIDA Kalimantan periode 2019-2024 merupakan kegiatan milik Asosiasi Museum Indonesia yang dilantik oleh Sekretaris Jendral Asosiasi Museum Indonesia, Sigit Gunardjo. Pengurus AMIDA Kalimantan periode 2019 – 2024 dipimpin, Siti Musrikah. 

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan, kita ingin membentuk mental kepribadian dan disiplin generasi muda menjadi pribadi yang bisa mensensor pesan-pesan melalui teknologi informasi.

“Kita juga berharap mampu mengubah sikap hidup kita khususnya, membentengi diri dari hal-hal negatif yang ada di film-film yang kita tonton. Selamat kepada pengurus AMIDA Kalimantan yang baru,” ucapnya.

Selain itu, Askiman pun berharap mereka terus dapat meningkatkan upaya melestarikan item-item budaya yang ada di daerah masing-masing dan semakin gencar mempromosikan museum-museum kita agar angka kunjungannya bertambah.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sintang, Lindra Azmar menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan sensor pribadi para peserta dalam memfilter tontonan yang ada baik melalui televisi dan media sosial.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana edukasi kepada generasi muda tentang cara membekali diri terhadap tayangan-tayangan yang tidak seharusnya ditonton. Peserta pada kegaitan ini terdiri dari pelajar, mahasiswa dan komunitas film yang ada di Kabupaten Sintang,” jelasnya.

Smentara itu, Sekretaris Jendral Asosiasi Museum Indonesia, Sigit Gunardjo menuturkan, dengan banyaknya museum dari 5 Provinsi yang ada di Kalimantan ini, kita harap nantinya akan ada acara bersama dalam acara festival museum Borneo.

Sejak didirikannya pada tahun 1998 AMI saat ini membawahi 18 AMIDA dengan jumlah anggota kurang lebih 450 museum. Sementara itu, AMIDA Kalimantan membawahi museum-museum di 5 provinsi termasuk Museum Kapuas Raya milik Kabupaten Sintang.

Hadir pada kegiatan sosialisasi ini, Komisi II Lembaga Sensor Film Indonesia, C. Musiana Yudhawasthi, perwakilan sejumlah museum di Kalimantan, sejumlah perwakilan dari instasi vertikal dan OPD dilingkungan Pemerintahan Kabupaten Sintang. (As)

Biro Kalimantan Barat

Comments

comments