Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Sabtu, Mei 25, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Legislator Demokrat Prihatin Isu Kiamat Ponorogo
  • Follow Us!

Legislator Demokrat Prihatin Isu Kiamat Ponorogo 

BERITA PONOROGO – Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang biasa disapa Ibas merasa prihatin dengan sekelompok warga Kecamatan Badegan Ponorogo termakan Isu Kiamat hingga menjual harta benda mereka meninggalkan kampung halamannya, Jumat (16/3/2018).

“Saya mendengar ada sekelompok warga yang berjumlah sekitar 52 warga di Desa Watubonang, Kecamatan Badegan, Ponorogo yang termakan Isu Kiamat dari warga lainnya sampai menjual harta benda mereka karena termakan doktrin dari salah satu pemuka agama,” kata Ibas digiat resesnya di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Para warga itu sambungnya, hingga memilih keluar dari desa untuk mencari perlindungan ke Pondok Pesantren (Ponpes) yang ada di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Ibas juga meminta kepada semua elemen masyarakat agar warga tenang dan tidak termakan hoax dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya juga meminta kepada pemimpin daerah, tokoh masyarakat, petua dan alim ulama di Ponorogo agar terus mengajak warga untuk menjaga kedamaian, rukun dan terus berbakti kepada bangsa dan negara, terutama bermanfaat bagi lingkungan kita sendiri. Mulailah membangun bangsa dimulai dari keluarga, tetangga dan lingkungan terdekat kita,” ujar Ketua Komisi Pemilu Partai Demokrat ini.

Dari pada fokus pada isu Kiamat, Ibas mengajak warga untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara dimulai dari lingkungannya.

“Baginda Nabi kita Muhammad SAW mengajarkan kepada umatnya agar mencintai negeri dengan cara mencintai tanah kelahiran kita, dalam keadaan susah maupun senang. Cinta kampung halaman adalah ajaran penting dalam Islam,” ingatnya.

Jadi lanjut Ibas, kalau ada diantara warga yang mengajak warga lain meninggalkan kampung halaman mereka hanya karena Isu Kiamat apalagi pemuka agama, jelas ajaran tersebut bertentangan dengan ajaran Baginda Rasululloh.

Ibas pun mengajak warga Ponorogo untik terus melakukan hal yang terbaik sebagai mahluk Tuhan. Ayo seluruh warga Ponorogo, kita berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara kita, tidak ada yang tahu kapan dan dimana kita mati, kita harus berbuat terbaik sebagai manusia.

“Hablumminallah dan Habluminannas, jadikan Wasiat Nabi itu sebagai prinsip kita menjadi manusia yang berkualitas. Insyaallah. Semoga Allah SWT selalu melindungi kita dan menjadikan kita termasuk hambanya yang selalu berada dijalan yang benar. Ihdinassirotol Mustaqim,” pungkasnya. (Muh Nurcholis)

Comments

comments