Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Minggu, Maret 24, 2019
Halaman Home » Kriminal » Bekuk Sindikat Curanmor, Polisi Amankan 53 Unit Mobil
  • Follow Us!

Bekuk Sindikat Curanmor, Polisi Amankan 53 Unit Mobil 

BERITA JAKARTA – Subdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya (PMJ) menangkap sindikat pencurian kendaraan bermotor. Total ada 53 unit mobil yang berhasil disita polisi dari para tersangka.

“Penyidik bisa kumpulkan 53 mobil ini berbagai merek, mayoritas mobil ini masih dalam kredit,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono kepada awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Dalam kasus ini polisi menangkap 7 orang tersangka yakni AH alias A (39), AB alias B (45), ES alias S (39), RH alias R (39), AY alias A (43), EL alias E (43) dan HJ alias A (44). AH berperan sebagai eksekutor dan 6 tersangka lainnya merupakan penadah.

“Setelah kita gerak ternyata ada mobil dijual ke Surabaya. Jadi mobil ini dari Jakarta dijual ke Jateng dan Jatim,” ungkapnya

Kasus ini terungkap setelah polisi menangkap AH. AH awalnya dilaporkan atas penggelapan mobil pribadi milik majikannya, seorang WN Korea yang bekerja di Menara Jamsostek, Kuningan, Jakarta Selatan pada Desember 2018.

“Selang dua hari setelah bekerja jadi driver, tersangka AH melarikan mobil milik orang Korea itu keluar Jakarta. Otomatis, setelah ditunggu-tunggu nggak kembali mobil akhirnya dilaporkan ke Polsek Mampang,” tuturnya.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap AH di Tegal, Jawa Tengah. Dari keterangannya, mobil milik WN Korea itu sudah dijual ke orang lain, hingga akhirnya polisi menangkap penadah berinisial AB.

“Ternyata penadah ini sudah melakukan pembelian barang tidak sesuai dengan harga normal dan tidak ada surat sah itu sudah berkali-kali. Dari penadah ini ada juga temen-temenya. Dari penadah AB ada 53 unit mobil,” ujarnya.

Dari sitaan barang bukti, beberapa di antaranya rupanya adalah mobil yang masih berstatus kredit. Terkait hal ini, perwakilan dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), Suwandi mengimbau warga untuk mengetahui adanya UU Fidusia.

“Kalau kita bicara kerjasamanya dimulai awal 2018 kami dari asosiasi melakukan kerjasama sosialisasi UU Fidusia, itu untuk memproteksi kreditur. Dengan kemudahan mendapatkan kendaraan yang ada diharapkan masyarakat taat membayar kredit dan tidak boleh dipindahtangankan atau digadai,” kata Suwardi.

Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Sapta Maulana menyerahkan 2 unit mobil kepada pihak leasing. (Yon)

Comments

comments