Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, April 25, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Wagub Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jateng dan Hindari Hoaks
  • Follow Us!

Wagub Ajak Masyarakat Jaga Kondusifitas Jateng dan Hindari Hoaks 

BERITA SEMARANG – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Tengah menggandeng media di Jawa Tengah menggelar talkshow yang bertema ‘Media, Keragaman dan Tahun Politik 2019’ di Kantor PWI Jateng, Senin (11/2/2019).

Kegiatan yang dihadiri Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo tersebut mendatangkan beberapa narasumber diantaranya, Wakil Gubernur, H. Taj Yasin Maemoen, Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI Pusat, Prof. Dr. Noor Achmad, MA.

Ketua PWI Jateng, Amir Machmud NS, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Jateng, Dewi Susilo Budihardjo, dan Ketua KPID Jateng, Budi Setyo Purnomo.

Wakil Gubernur, H. Taj Yasin Maemoen mengatakan, pada kegiatan ini selain untuk mengembalikan marwah Pers, juga mengajak masyarakat agar menghindari isu hoaks (berita bohong).

“Kita selalu mengajak masyarakat, ayo ciptakan kondusifitas di Jawa Tengah. Kita peduli dengan Pilgub, Pileg bahkan peduli dengan Pilpres. Mari datang ke TPS, salurkan suara kita pada Pemilu mendatang,” ujar dia.

Menurutnya, penting bagi media untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat agar tidak mudah menjadi korban hoaks khususnya di tahun politik ini.

Pada kesempatan tersebut, Dewi Soesilo Budiharjo menyatakan kepeduliannya terhadap Pemilu mendatang. Dirinya medukung pemerintah memerangi pergesekan yang terus menerus digoreng. Namun dirinya melihat Pers sudah menjembatani perbedaan yang ada.

Dirinya juga mengajak teman-teman PSMTI baik di tingkat kabupaten maupun kecamatan agar tidak golput. Karena satu suara menentukan 5 tahun pemerintahan ke depan.

Dewi juga meminta kepada para ketua di kabupaten dan kecamatan untuk mengedukasi, bahwa 10 menit di pemungutan suara sangat menentukan pemerintahan mendatang. “Saya minta mereka bisa memberikan suaranya pada Pemilu mendatang,” kata Dewi. (Nining)

 

Biro Semarang

Comments

comments