Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, April 25, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Kasus Meikarta, Yusup Taufik Atur Pertemuan NHY Dengan James Riyadi
  • Follow Us!

Kasus Meikarta, Yusup Taufik Atur Pertemuan NHY Dengan James Riyadi 

BERITA BANDUNG – Sidang lanjutan kasus dugaan suap perizinan proyek Meikarta terus bergulir di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Bandung, Jawa Barat, Senin (11/2/2019). Sidang kali ini, menghadirkan saksi, Edi Dwi Soesianto, salah seorang pejabat Lippo yang mengatur pertemuan Bupati non-aktif, Neneng Hassanah Yasin (NHY) dengan pemilik Lippo Group, James Riady.

Jaksa pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), I Wayan Riadi mengatakan, saksi yang dihadirkan merupakan saksi yang meringankan (Ade Charge) yang dihadirkan KPK. “Saksi yang dihadirkan, selaku Kepala Divisi Land Acquisition and Permit Lippo Cikarang,” terangnya.

Pantauan Beritaekspres.com dipersidangan, dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Edi Dwi Soesianto berperan mengurus izin bersama Bartholomeus Toto selaku Direktur Lippo Cikarang.

Dalam kesaksiannya, Edi menjelaskan, bahwa dia mengatur ketemu Bupati Bekasi Neneng dengan James Riadi. Bahkan, Edi juga diminta Billy Sindoro selaku Direktur Operasional Lippo untuk meminta nomor handphone, Marfuah, ajudan Bupati non-aktif, Neneng Hassanah Yasin.

Selain itu, Jaksa juga mendengarkan transkrip pembicaraan antara Edi Sus dengan Bartholomeus Toto. Dalam percakapan pada tanggal 6 Januari 2018 itu, Edi Sus dan Toto memang berkomunikasi mengatur pertemuan dengan, James Riadi.

Pertemuan dengan Bupati Neneng dan James Riadi, diatur Yusup E Taufik selaku salah satu pegawai di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi. Dalam komunikasi dengan Taupik, Edi menjelaskan, bahwa yang bertemu Bupati ini merupakan pejabat tinggi Lippo.

Jaksa KPK pun, menanyakan kepada Edi ada kalimat “perintah penting”, apa perintah penting itu?,” Jaksa dipersidangan. “Saya hanya menyambungkan saja,” jawab Edi.

Sementara itu, Jaksa KPK, Yedin, mempertanyakan tim lawyer yang ikut pertemuan di Lippo Karawaci untuk membahas perijinan Meikarta bersama tim Lawyer. “Apa maksud pembicaraan ini. Siapa tim Lawyer yang dimaksud ini. Apakah tim Lawyer ini ada yang bernama Sitohang,” kata Jaksa pada Edi Sus.

Edi Sus pun menjawab, terkait tim Lawyer dalam pertemuan itu, dirinya tidak hafal siapa-siapa yang berada dalam pertemuan untuk membahas terkait perijinan Meikarta. (Mul)

Comments

comments