Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Kamis, Desember 12, 2019
Halaman Home » Kriminal » Modus Pinjam Uang, Pelaku Pencetak Uang Palsu Dibekuk Polisi
  • Follow Us!

Modus Pinjam Uang, Pelaku Pencetak Uang Palsu Dibekuk Polisi 

BERITA JAKARTA – Jajaran Polsek Metro Setiabudi Jakarta Selatan (Jaksel), menangkap komplotan pengedar uang palsu yang beranggotakan 6 orang di Kawasan Bogor, Jawa Barat, Kamis (31/1/2019). 

Kini, ke-6 tersangka itu, IAT (19), IR (34), NL (40), FA (37), AJ (59) dan CP (66) sudah diamankan petugas di Mapolsek Setiabudi Jaksel.

Kepada Beritaekspres.com, Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Tumpak Simanggungsong didampingi Wakapolsek Kompol Nyoman mengatakan, terungkapnya uang palsu ini berawal dari laporan masyarakat yang merasa kena tipu.

“Modusnya tersangka minta pinjamkan uang Rp700 ribu lewat rekan korban. Lalu, korban mentransfernya. Waktu mengembalikan pinjaman uang itu tersangka menukarnya dengan uang palsu,” terang Tumpak.

Uang palsu itu sambung Tumpak, diketahui setelah korban ditolak pihak bank yang mengungkapkan bahwa uang yang akan ditabungkan itu palsu.

Dari laporan korban itu lanjut Tumpak, polisi pun menelusuri kasus sehingga salah satu pelaku berhasil ditangkap petugas di Kawasan Bogor, Jawa Barat.

“Kemudian kami kembangkan, 5 orang lainnya kami amankan secara terpisah. Mereka ini kelompok pengedar uang palsu termasuk alat pencetakan uang palsunya,” ungkap Tumpak.

Sementara kata Tumpak, pencetaknya kabur dan masih dalam pemburuan. Para tersangka ini sekali mengedar uang palsu sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta dan disebar buat beli pakaian dan  rokok di warung.

“Barang bukti yang diamankan berupa pecahan Rp20 ribu, Rp50 ribu, dan Rp100 ribu total Rp4,2 juta, 4 printer, mesin laminating, dua laptop, ribuan kertas minyak dan bahan upal,” jelasnya.

Satu diantaranya tambah Tumpak, residivis kasus yang sama IR. “Ke-6 tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP jo 245 KUHP jo Pasal 36 (3) UU RI No.7 tahun 2011 tentang mata uang dipalsukan dan diedar dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya. (Yon)

Comments

comments