Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Senin, Agustus 26, 2019
Halaman Home » Berita Daerah » Kodam IV Diponegoro Gelar Latihan Pengamanan Pemilu
  • Follow Us!

Kodam IV Diponegoro Gelar Latihan Pengamanan Pemilu 

BERITA SEMARANG – Jelang pelaksanaan Pemilu 2019 di wilayah Jawa Tengah-DIY, Kodam IV Diponegoro menggelar latihan pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden tahun 2019 secara serentak yang diseluruh Korem jajaran Kodam IV Diponegoro dan Kodim 0733-BS/Semarang.

Latihan pengamanan Pemilu secara serentak yang dilaksanakan mulai Januari hingga Februari 2019 tersebut diikuti oleh pasukan gabungan dari Satuan Jajaran Kodam IV Diponegoro yang diawali dengan apel kesiapan pelaksanan latihan di masing-masing wilayah, Rabu (30/1/2019) kemarin.

Adapun materi yang dilatihkan diantaranya, penanggulangan kerusuhan massa, penanggulangan konflik sosial dan pengamanan objek vital seperti kantor pemerintahan, PLN, Telkom, Pertamina, PDAM, dan lainnya. Latihan ini selain diisi dengan materi ceramah juga dilanjutkan dengan drill teknis, drill taktis dan drill tempur.

Kodam IV Diponegoro sendiri sudah menyiapkan sedikitnya 13.000 prajurit, bila perlu akan ditambah sesuai dengan permintaan pihak Kepolisian. Semua akan terlibat, mulai dari unsur pimpinan hingga prajurit terendah.

Pangdam IV Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Efendi menyampaikan, latihan pengamanan Pemilu memiliki arti yang penting karena Kodam IV Diponegoro beserta satuan jajarannya juga dituntut senantiasa memiliki kesiapsiagaan dan kecepatan bergerak untuk mem-backup Polri khususnya Polda Jateng dan DIY, dalam rangka mensukseskan pesta demokrasi 2019 yang aman dan damai.

“Upaya untuk mensukseskan pelaksanaan perbantuan TNI kepada Polri dalam pengamanan Pemilu tidak bisa dicapai secara instan. Maka untuk mencapai keberhasilan, diperlukan sosialisasi dari masing-masing pihak tentang aturan yang berlaku, mekanisme perbantuan, prosedur pengamanan dan penyamaan persepsi tentang tujuan perbantuan untuk mencapai keterampilan yang tinggi dan kemampuan interoperability,” jelas Pangdam.

“TNI dan Polri harus mampu menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun dan mewujudkan sinergitas, sehingga keamanan dan keutuhan NKRI tetap terjaga”, ungkapnya. 

Pada kesempatan itu, Pangdam menyampaikan beberapa penekanan yang harus dipedomani dan dilaksanakan antara lain, selalu pegang teguh komitmen Netralitas TNI dalam Pemilu 2019. Ciptakan realisme dalam latihan, sehingga peserta dapat memahami teknik, prosedur dan mekanisme serta sistem komando, kendali, komunikasi serta informasi pengamanan Pemilu 2019. 

Tak hanya itu, Pangdam juga menekankan kepada para prajurit untuk melaksanakan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan seluruh unsur terkait di wilayah masing-masing, sehingga dapat terwujud sinergitas antar instansi dalam pengamanan Pemilu 2019. (Nining)

 

Biro Semarang

Comments

comments