Referensi, Berita Hukum, Politik dan Pemerintahan|Rabu, Agustus 21, 2019
Halaman Home » Bekasi Kota » Kadis BMSDA: Butuh 80 Ribu PJU Terangi Jalan di Kota Bekasi
  • Follow Us!

Kadis BMSDA: Butuh 80 Ribu PJU Terangi Jalan di Kota Bekasi 

BERITA BEKASI – Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (BMSDA), Arief Maulana mengatakan, setidaknya butuh 80.000 PJU untuk menerangi seluruh jalan di Kota Bekasi. Pasalnya Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kota Bekasi saat ini belum sebanding dengan panjang jalan di wilayah setempat.

Kepada Beritaekspres.com, Arief menjelaskan, panjang jalan di Kota Bekasi saat ini sekitar 40.000 kilometer, sedangkan jumlah PJU yang ada hanya 37.853 unit. Pemasangan PJU idealnya dilakukan setiap 50 meter.

“Kalau setiap jalan itu memang harus ada penerangannya, idealnya itu setiap 50 meter, kalau dihitung dengan panjang total jalan se-Kota Bekasi yang ada, dan PJU yang sudah eksisting saat ini belum mencapai 50 persen,” kata Arief di kantornya, Kamis (31/1/2019).

Arief menambahkan, pemasangan PJU dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan daerah. Untuk tahun ini, pihaknya bakal melakukan pemasangan di 450 titik jalan.

“Karena harus menyesuaikan kemampuan daerah juga ya, Itu kan yang kita bangun jalan belum tentu harus dipasang PJU (per 50 meter) yang penting kan ada remang-remang apalagi kalau sudah padat ya. Ada jalan yang belum bisa memang kita pasang PJU, misal jalan yang ditengah sawah,” jelas dia.

Pihaknya juga memprioritaskan pemasangan PJU di jala-jalan protokol yang padat kendaraan. 450 titik PJU baru pihaknya memprioritaskan pemasangan di akses jalan menuju Bantar Gebang. Alasannya, selain anggaran pengadaan dari DKI Jakarta, jalan tersebut juga dinilai masih minim penarangan.

Dari  275 berasal dari bantuan anggaran DKI, nilainya mencapai Rp2,5 miliar. Sedangkan dari dana APBD Pemkot Bekasi, kita alokasikan dana sebesar Rp900 juta untuk 175 titik,” ungkap Arief.

Dikatakan Arief, pihaknya juga sejauh ini masih kesulitan menjangkau jalan-jalan lingkungan yang masih minim penerangan jalan. Alasannya, masih banyak masyarakat yang mengusulkan pengadaan PJU saat pelaksaan Musyawarah Rencanan Pembangunan (Musrembang) baik di tingkat Kelurahan dan Kecamatan.

“Mayoritas usulan Musrembang itu kebanyak usulan pembuatan jalan, masih minim masyarakat yang punya usulan kreatif misal pengadaan PJU. Padahal, kalau ada usulan PJU di Musrembang kita bisa saja prioritaskan setiap tahunnya, meski tetap harus melihat kemampuan daerah,” pungkasnya. (Ndi)

Comments

comments